Cara Menghitung Kalori untuk Menurunkan Berat Badan

Kezia Prasetya Christvidya14 Apr 2020, 16:25 WIB
diet-kezo

Fimela.com, Jakarta Memiliki berat badan yang ideal merupakan mimpi setiap perempuan. Banyak cara dilakukan untuk menurunkan berat badan, salah satunya adalah melakukan diet ekstrim. Ternyata tanpa perlu melakukan diet ekstrim, menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan cara menghitung kalori.

Pengertian menghitung kalori sangatlah mudah. Kalori yang dibakar pada saat olahraga harus lebih banyak, daripada kalori yang masuk ke dalam tubuh pada saat kita makan.

Dengan menghitung kalori yang masuk ke dalam tubuh, maka Sahabat Fimela bisa menentukan makanan yang cocok dikonsumsi, sesuai dengan kebutuhan kalori harian.

Yuk pahami cara menghitung kalori untuk menurunkan berat badan:

Kalori Yang Dibutuhkan

ilustrasi kalori/unsplash
ilustrasi kalori/unsplash

Kalori yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan kalori harian, bisa digunakan sebagai sumber energi tubuh untuk melakukan aktivitas. Jika mengonsumsi lebih banyak kalori yang dibutuhkan tubuh, maka akan membuat berat badan naik.

Sebaliknya jika mengonsumsi kalori lebih sedikit daripada kalori harian, maka berat badan akan turun, akibat kadar lemak dalam tubuh menurun. Walaupun dengan mengonsumsi sedikit kalori bisa menurunkan berat badan, namun hal tersebut bisa membuat masa otot menjadi hilang.

Setiap harinya perempuan membutuhkan sekitar 1.600 hingga 2.400 kalori. Namun tidak semua orang memiliki kebutuhan kalori yang sama. Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi perbedaan kalori. Mulai dari berat badan dan tinggi badan, serta perbedaan aktivitas dan gaya hidup masing-masing individu.

Usia setiap orang juga bisa mempengaruhi banyaknya kalori yang bisa dikonsumsi setiap harinya.

Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

ilustrasi menghitung kalori/pexels
ilustrasi menghitung kalori/pexels

Untuk menghitung kebutuhan kalori harian, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mensosialisasikan rumus penghitungan kebutuhan kalori basal (KKB).

Hal pertama yang harus dilakukan pertama kali adalah mengukur tinggi badan. Tinggi badan (TB) harus diukur dengan satuan centimeter (cm). Setelah itu menghitung berat badan ideal atau BBI menggunakan rumus (TB-100)-(10% dari hasil TB-100).

Hasil dari berat badan ideal atau BBI bisa digunakan untuk mengetahui kebutuhan kalori harianmu, atau kebutuhan kalori basal (KKB). Rumus yang digunakan untuk menghitung kalori harian perempuan adalah 25kkal x BBI. Maka hasilnya adalah jumlah kalori harianmu.

Sebagai contoh, kalau Sahabat Fimela memiliki tinggu badan 165cm, maka berat badan idealnya adalah BBI = (165-100) – 10% = 58,5kg. Kemudian cara menghitung jumlah kalori hariannya adalah 25 kkal x 58,5kg = 1462,5 kkal.

Gunakan Aplikasi Penghitung Kalori

ilustrasi aplikasi kalori/unsplash
ilustrasi aplikasi kalori/unsplash

Di jaman modern ini sudah ada teknologi smartphone. Nah dengan handphone yang canggih, Sahabat Fimela bisa men-download aplikasi untuk menghitung kalori. Dalam aplikasi itu, Sahabat Fimela tidak perlu bingung menghitung kalori.

Aplikasi penghitung kalori ini sama seperti kalkulator, sehingga bisa langsung memunculkan kalori pada sebuah makanan. Pada menu aplikasi, akan menampilkan pertanyaan tentang makananmu hari ini.

Lalu akan disediakan tombol pencarian makanan, dan setelah di klik, maka akan langsung muncul jumlah kalori dari makananmu hari ini. Cara ini sangatlah praktis, namun juga belum tentu menunjukkan jumlah kalori yang akurat.

Selain itu, menggunakan smartwatch juga bisa membantumu untuk menghitung kalori yang terbuag, pada saat berolahraga.

Cara Mudah Menghitung Kalori

ilustrasi kalori/unsplash
ilustrasi kalori/unsplash

Bagi sebagian orang akan merasa kesusahan dalam menghitung kalori dengan aplikasi, atau menggunakan rumus-rumus makanan.

Bahkan tidak semua makanan bisa dihitung menggunakan aplikasi penghitung kalori. Sahabat Fimela bisa menghitung kalori harian dengan membandingkan jumlah asupan harian, atau membuat patokan makanan sehari-hari. Pada saat memakan karbohidrat, bisa menggunakan ukuran 1 kepal tangan perporsinya.

Untuk mengonsumsi protein harian, bisa diukur dengan membuat perbandingan kira-kira sebesar telapak tangan perempuan, tidak termasuk jari tangan. Untuk sayuran bisa diukur dengan 2 mangkuk kecil, yang kira-kira seukuran dengan 2 kepal tangan perempuan.

Karena buah mengandung banyak gula, maka lebih baik sehari hanya mengonsumsi 2 porsi buah, dengan ukuran 1 kepal tangan perempuan perporsinya.

Menghitung Volume Makanan dengan Piring Diet

ilustrasi piring diet/pexels
ilustrasi piring diet/pexels

Untuk mengukur porsi makan sehari-hari, bisa juga menggunakan piring sebagai gambaran jumlah porsi makanan. Kalian bisa mengukur kira-kira 25% bagian piring digunakan untuk karbohidrat, dan 25% bagian lainnya digunakan untuk protein.

Lalu ambil 30% bagian piring untuk sayuran, dan 20% sisanya untuk buah-buahan. Untuk mengukur ketebalan karbohidrat, kalian bisa mengukur kira-kira tinggi karbohidratnya 1 ruas jari telunjuk.

Kalau mengonsumsi protein hewani seperti ayam atau telur, ukur ketebalan atau ketinggian protein pada piring kira-kira 1 ruas jari telunjuk. Namun gunakan 2 kali ruas telunjuk untuk mengukur ketebalan protein nabati. Untuk volume atau ketebalan sayuran dipiring bisa disesuaikan dengan porsi kalian. Karena sayuran bagus untuk menurunkan berat badan.

Buah yang mengandung banyak gulanya bisa kalian ukur kira-kira 1 ruas jari.

 

Lanjutkan Membaca ↓