Sukses

Lifestyle

Bekerja Seperti Biasa di Tengah Pandemi, Lebih Berhati-hati Jaga Diri

Fimela.com, Jakarta Mengubah rutinitas di tengah panedemi virus corona ini memang tidak mudah. Mengatasi rasa cemas dan was-was pun membuat kita tak nyaman. Kita semua pun berharap semua keadaan akan segera membaik. Melalui Lomba Share Your Stories: Berbagi Cerita tentang Pandemi Virus Corona ini Sahabat Fimela berbagai cerita dan harapannya di situasi ini. Langsung ikuti tulisannya di sini, ya.

***

Oleh: Indahwati Gunawan

Tahun 2020 kali ini terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Setiap pergantian tahun tentu memberi makna tersendiri bagi sebagian orang, ada momen-momen bahagia, sedih, dan sebagainya.

Tahun 2020 kali ini, memang cukup mengejutkan bagi kita semua (bagi seluruh masyarakat). Tentunya apalagi kalau bukan virus corona. Sudah banyak korban yang berjatuhan akibat virus mematikan ini. Virus dapat menyebar dengan cepat sekali. Masyarakat kita sudah diedukasi untuk semakin meningkatkan kebersihan, dari mulai lebih sering cuci tangan sesering mungkin, menggunakan hand sanitizer, dsb. Untuk para pekerja di luar sana, diimbau untuk menggunakan masker, mengonsumsi vitamin, banyak minum air mineral, dan hal penting lainnya.

Di satu sisi dalam hal pekerjaan, tidak semua orang bisa bekerja dari rumah. Ada yang tetap harus bekerja di luar rumah seperti saya, harus bekerja di kantor seperti biasa dan mengerjakan segala macam tugas yang cukup beragam. Di kantor, saya bekerja seperti biasa, tapi kali ini saya belajar untuk lebih mencintai diri saya sendiri. Saya mulai membersihkan meja saya dengan semprotan alkohol setiap pagi ketika saya datang ke kantor, saya mencuci tangan saya dengan sabun, dan tidak lupa membagikan vitamin untuk teman-teman kantor, dan tentunya diri saya sendiri juga. Hal ini tentunya juga merupakan instruksi dari pimpinan saya.

Teman-teman saya di kantor, mereka setiap pagi datang, mereka membaca perkembangan terkait virus corona, sudah berapa banyak pasien yang meninggal, yang dalam perawatan, dan berbagai berita penting lainnya. Mereka juga cukup prihatin karena ada orang di luar sana yang tidak beruntung dan terpaksa harus di-PHK atau kehilangan pekerjaannya. Saya dan teman- teman saya menyadari hal itu dan kita patut bersyukur karena kami masih bisa bekerja dengan baik dan tentunya kami tetap menjaga kesehatan kami. Kami pulang tepat waktu. Lembur kerja kalau memang mendesak atau mengerjakan suatu laporan tertentu.

Hari Minggu, saya bangun pagi, saya menyempatkan diri untuk bersepeda selama kurang lebih dua jam, untuk menyegarkan pikiran dan tubuh saya (itu pun saya tetap menggunakan masker). Para tetangga juga banyak yang berjemur di depan rumah mereka masing-masing. Bagi saya pribadi, dampak dengan adanya virus corona kali ini, saya lebih menjaga pikiran dan tubuh saya, saya tidur lebih awal supaya tidak kelelahan di kantor.

Saya mencintai pekerjaan saya, saya prihatin dengan lingkungan sekitar, tapi saya tidak bisa berbuat banyak, yang bisa saya lakukan sebagai individu tentunya lebih mencintai diri saya sendiri, dan dari situ kita baru bisa mencintai orang lain. Kalau kita cuma bisa panik tentang Virus Corona, tapi tidak bisa menjaga diri sendiri, ya untuk apa? Semua dimulai dari diri sendiri dan berharap semoga kejadian ini tidak berkepanjangan. Semoga segera ditemukan vaksin untuk mengatasi virus corona dan kita sebagai masyarakat bisa beraktivitas normal seperti dulu kala, bisa pergi ke gereja, kumpul dengan teman-teman, dan lain sebagainya.

#ChangeMaker

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading