6 Protokol Aman Naik Taksi dan Ojek Online Menyambut New Normal

Novi Nadya03 Jun 2020, 08:30 WIB
Grab

Fimela.com, Jakarta Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota-kota di Indonesia, terdapat aturan pelarangan naik transportasi berbasis digital dalam industri ride-hailing utamanya motor atau ojek online. Kini pemerintah tengah mempersiapkan fase memasuki new normal atau tatanan kehidupan baru yang mulai melonggarkan PSBB secara bertahap dengan syarat-syarat yang harus dapat dipenuhi.

Menyambut 'New Normal' aplikasi Grab memperkenalkan GrabProtect untuk memberikan standar kebersihan untuk pengemudi dan penumpang lewat serangkaian fitur baik untuk GrabCar dan GrabBike. Protokol keamanan dan kebersihan dari Grab tersebut tentunya dibuat untuk memutus dan meminimalisir risiko penyebaran virus corona atau Covid-19 dari industri ride-hailing.

GrabProtect memperkenalkan rutinitas dalam berkendara yang baru agar perjalanan lebih aman. Seperti dua fitur in-app terbaru, yaitu formulir deklarasi kesehatan dan kebersihan online dan fitur pengecekan masker via selfie di seluruh pasar Grab mulai akhir bulan Juni.

Grab juga akan mendistribusikan lebih dari 250 ribu peralatan kebersihan kepada mitra pengemudi serta bekerja sama dengan produsen dan distributor untuk memudahkan mitra membeli produk kebersihan dengan harga terjangkau. Grab juga telah membentuk armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect yang dilengkapi dengan partisi plastik sebagai pemisah untuk meminimalisir kontak antara penumpang dan mitra pengemudi.

 

Distribusi Partisi Plastik

Grab
Grab membuat partisi plastik sebagai persiapan 'new normal' (Foto: Dok. Grab)

Lebih dari 10.000 peralatan kebersihan yang terdiri dari hand sanitizer, desinfektan kendaraan, masker wajah akan didistribusikan selama sebulan mendatang. Dalam beberapa minggu ke depan, Grab juga akan menyiapkan partisi plastik pada lebih dari 8.000 kendaraan GrabBike.

Selain itu, Grab juga telah mendirikan lebih dari 40 stasiun sanitasi di Indonesia, termasuk 21 stasiun di Jakarta di mana mitra pengemudi dapat membawa kendaraannya untuk disinfeksi. Selain itu penumpang disarankan untuk menggunakan transaksi tanpa uang tunai dengan membayar pakai OVO.

Jika seluruh persyaratan di atas tidak dipenuhi, termasuk memakai masker (untuk penumpang dan pengemudi), maka keduanya dapat membatalkan pemesanan tanpa denda sebelum perjalanan dimulai. Dengan memilih "Pengemudi/penumpang tidak memakai masker (driver/passengers did not wear a mask)" sebagai alasan pembatalan yang akan tersedia pada 15 Juni dan seterusnya.

 

Standar Kebersihan Ride-Hailing

Grab
GrabProtect menyambut new normal

"Pandemi COVID-19 telah meningkatkan kesadaran terhadap keamanan dan kebersihan di berbagai industri. Keamanan selalu menjadi fokus utama Grab dan melalui program seperti GrabProtect, kami telah meningkatkan standar kebersihan di industri ride-hailing. Bersama dengan mitra pengemudi, kami akan mendorong perilaku bersih yang lebih baik sebelum perjalanan dimulai,” kata Russell Cohen, Regional Head of Operations, Grab.

Berdasarkan polling online terhadap 2.951 pengguna ride-hailing di Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam menyatakan jika mengenakan masker (77%), menyediakan hand sanitizer dalam mobil (71%), dan mendisinfeksi permukaan mobil sebelum memulai perjalanan (61%) adalah langkah pencegahan terpenting untuk memerangi Covid-19 saat ini.

Simak video berikut ini

#ChangeMaker 

Lanjutkan Membaca ↓