10 Hal yang Harus Segera Dilakukan Saat Ketahuan Selingkuh

Novi Nadya02 Jul 2020, 10:30 WIB
Perceraian

Fimela.com, Jakarta Perselingkuhan selalu berujung kesakitan baik bagi pelaku dan korban. Saat terjebak dan ketahuan selingkuh, cari tahu cara yang harus dilakukan segera untuk meminimalkan rasa sakit dan kerusakan pada hubungan seperti melansir dari readerdigest;

1. Mengakuinya

Menyangkal melakukan pengkhianatan dalam hubungan hanya akan membuat pasangan lebih marah dan frustasi. Jadilah dewasa dan katakan yang sebenarnya jika ketahuan berselingkuh. Apalagi jika sudah tertangkap basah, tidak ada gunanya menutupi kebohongan.

"Cukup sulit untuk menghadapi perselingkuhan. Menutup-nutupinya membuat situasi lebih sulit lagi, jadi mengapa tidak berterus terang saja?" ujar terapis pasangan di New York Irina Firstein, LCSW.

Konsultan seksualitas dan hubungan serta penulis The Orgasm Answer Guide Sara Nasserzadah, PhD juga mendukung langkah tersebut. Sebab saat kembali berbohong setelah menyelewengi ketidaksetiaan, hanya akan membuat pasangan terluka, dendam, dan broken.

"Setelahnya harus memahami kekagetan pasangan dan beri waktu dan ruang sementara kamu bersiap menjawab semua pertanyaan dari pasangan," ujar Sara Nasserzadeh.

 

2. Menentukan sendiri siapa yang dipilih dan diinginkan

Perceraian
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Jika memiliki opsi memperbaiki hubungan atau tidak, jangan biarkan orang lain ikut campur dalam pengambilan keputusan, bahkan orangtua sendiri. Hanya diri sendiri yang tahu apa yang terbaik dan langkah apa yang akan diambil setelah ketahuan berselingkuh.

"Sangat penting bagi pasangan yang mengkhianati untuk melihat ke dalam dirinya sendiri untuk menjawab perasaan dan pertanyaan mulai dari mengapa perselingkuhan dimulai," ujar Ashley Grinonneau-Denton dari Asosiasi Pendidik Seksualitas Amerika dan penasihat dan terapis seks dan pasangan tersertifikasi.

"Jika masih ragu menentukan pilihan, bantulah diri sendiri dengan menjauhkan diri dari keduanya lalu meluangkan waktu mencari tahu siapa dirimu dan pasangan yang tepat untuk kebutuhanmu," tambah pakar hubungan dan penulis Don't Lie on Your Back for a Guy Who Doesn't Have Yours Gilda Carle, PhD.

 

3. Meminta bantuan profesional

bertengkar dengan pasangan
Meredakan pertengkaran./Copyright shutterstock.com

Jangan menolak bantuan profesional dari pihak ketiga yang objektif dan tidak menghakimi saat salah satu pasangan berselingkuh. Meski tentu saja manfaat konseling sangat akan sangat dirasakan sebelum melakukan perselingkuhan, namun saat sudah ketahuan, bisa memberi pemahaman dan wawasan baru tentang mengapa hal itu terjadi.

"Ini bukan untuk menyelesaikan masalah yang dimiliki. Tapi untuk membantu menangani krisis selagi panas dan memberikan kesempatan untuk membahas dan bertukar informasi tanpa terjadi emosi di luar kendali," ujar Dr. Nasserzadeh.

Konseling juga dapat membantu komunikasi antar-pasangan dengan lebih baik yang memberi ketenangan pikiran. Terutama bagi pasangan yang dikhianati karena menunjukkan bentuk usaha meneyelesaikan sesuatu apapun keputusannya.

Grinonneau-Denton juga menyarankan agar mencari terapis yang memiliki pengalaman menangani perselingkuhan untuk mendapatkan hasil maksimal dari terapi.

 

4. Sembunyikan bukti

Kondisi Keuangan
Ilustrasi Pertengkaran dalam Rumah Tangga Credit: pexels.com/pixabay

Psikolog, pakar hubungan, dan penulis The Ultimate Guide to Multi-Orgasmic Life Antonia Hall, MA. menyarankan pasangan yang mengkhianati untuk menghapus pesan, membuang struk dan apapun yang berhubungan dengan detail bukti perselingkuhan. Sebab hal itu hanya akan membuat pasangan yang diselingkuhi merasa buruk.

"Menyimpan segala bukti yang menjadi pengingat perselingkuhan sangat tidak sehat bagi siapa pun. Jika ingin memiliki hubungan yang sehat dan bahagia, diperlukan pembersihan," timpal Antonia.

 

5. Jangan melibatkan anak-anak

bercerai dengan suami
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Mempertahankan situasi berjalan normal di depan anak sangat disarankan. Sebab anak seharusnya tidak merasa harus memilih di antara kedua orangtuanya.

"Berapa pun usianya, peran mereka bukan menjadi terapis orangtua. Lindungi anak sebaik mungkin dari masalah perselingkuhan. Tidak adil melibatkan mereka dalam hubungan dua orang dewasa, jadi bertingkahlah seperti orang dewasa," ujar konselor klinis profesional dan penulis Fix Yourself First: 25 Tips to Stop Ruining Your Relationship berlisensi Kristie Overstreet.

 

6. Jangan mencoba kembali ke hubungan awal

Perceraian
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Menjadi hal mustahil bagi pasangan yang ketahuan berselingkuh kembali ke fase hubungan sebelumnya. Saat kepercayaan dikhianati, maka butuh waktu yang lama untuk memulihkannya.

"Biasakan diri dengan 'new normal' untuk jangka panjang. Yang pasti perubahan kebiasaan adalah agar hubungan bisa move on untuk mengetahui berhasil atau tidaknya hubungan setelah pasangan ketahuan selingkuh," ujar Overstreet.

 

7. Jangan salahkan pasangan

Perceraian
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

"Jika kamu menipu, tidak ada yang bisa disalahkan selain kamu sendiri," ujar Dr. Carle.

"Apalagi keputusan untuk mengkhianati dibuat secara sadar, karena itu pasangan berselingkuh 100 persen patut disalahkan. Terlepas dari apa yang dilakukan pasangan, tidak ada alasan untuk menyalahkannya," ujar Overstreet.

 

8. Jalani proses tanpa terburu-buru

Adanya Orang Ketiga
Ilustrasi Perselingkuhan Credit: pexels.com/pixabay

Saat mencoba mencari tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya, cobalah meluangkan waktu. Jangan memaksakan diri untuk memutuskan dengan cepat tentang apa yang harus dilakukan apalagi mendesak pasangan untuk segera memaafkan.

"Kepercayaan hancur dalam sekejap dan untuk mengklaim kembali butuh waktu yang lama. Beri waktu bagi kedua pasangan untuk memproses apa yang akan dilakukan dan apa yang terjadi," ujar Overstreet.

Hubungan setelah perselingkuhan menjadi sangat rapuh. Maka dibutuhkan kesabaran untuk menyembuhkan.

9. Jangan melibatkan keluarga dan teman

Perselingkuhan
Ilustrasi/copyright shutterstock.com/ Pormezz

Mengikutsertakan orang lain akan menjadi kesalahan yang akan membuat penyesalan. Sebab saat keluarga dan teman tahu kejadian tersebut, bersiaplah untuk mendengarkan berbagai pendapat termasuk yang mungkin tidak ingin didengar.

Sahabat dan keluarga pasti ikut merasa hancur saat tahu orang yang disayanginya diselingkuhi atau berselingkuh. Hal itu bisa membuat pasangan selingkh merasa lebih buruk lagi.

"Maka pertimbangkan untuk menyimpannya berdua. Melibatkan orang lain dalam perselingkuhan adalah jalan keluar dari tanggung jawab untuk tindakan yang dibuat sendiri. Pada akhirnya, masalah ini harus diselesaikan sendiri, bukan?" ujar Dr Carle.

Sebab itu Hall menyarankan untuk memakai bantuan profesional sebagai mediator.

 

 

 

 

10. Jangan menganggap hubungan sudah hancur

ilustrasi perempuan selingkuh
Photo by Dev Asangbam on Unsplash

Saat ketahuan berselingkuh, asumsikan akan tetap bersama selama bersedia melakukan upaya memperbaiki hubungan. "Pasangan yang disakiti dan menyakiti harus berkomitmen untuk menjadikan hubungan lebih baik lagi. Memperbaiki kepercayaan dalam suatu hubungan adalah kerja keras tapi sangat berharga jika memilih untuk tetap bersama," ujar Overstreet.

"Jika dapat menyelamatkan hubungan setelah perselingkuhan, biasanya ikatan menjadi lebih kuat dan bisa menaklukkan semua masalah yang terjadi ke depannya," sambung Firstein.

Sebab saat perselingkuhan terjadi, menjadi peluang untuk mengenal pasangan dengan cara yang lebih realistis dan memahami aspek hubungan yang bermasalah dan merugikan. Jika bisa memperbaikinya, bisa jadi hubungan lebih baik dalam jangka panjang, tutup Firstein.

 

Simak Video Berikut

#ChangeMaker 

Lanjutkan Membaca ↓