3 Tanda Bahwa Sahabat Fimela Siap untuk Berinvestasi

Gayuh Tri Pinjungwati28 Sep 2020, 15:45 WIB
Diperbarui 28 Sep 2020, 15:45 WIB
investasi

Fimela.com, Jakarta Berinvestasi bukan untuk orang lain, melainkan ini untuk kepentingan pribadi yang membutuhkan roleransi risiko. Namun, hal ini diperlukan jika dirimu ingin mengubah kontribusi tabungan kecil dan menjadi pendapatan saat memasuki masa pensiun. Tabungan investasi, uang tabungan akan benar-benar berkurang seiring waktu karena inflasi. Tetapi ketika dirimu sudah mulai siap untuk berinvestasi ini mungkin akan membantumu dalam masalah keuangan masa depan. Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa dirimu mungkin siap untuk mulai berinvestasi.

Telah Melunasi Utang dengan Suku Bunga Tingga

Arus balik pengembalian investasi tergantung pada alokasi aset khusus dan fluktuasi pasar. Tetapi secara umum dianggap aman untuk mengasumsikan pengembalian tahunan rata-rata sebesar 7% dalam periode yang lama, misalnya jalan menuju pensiun. Itu berarti jika dirimu utang dengan tingakt suku bunga lebih tingga dari 7%, masuk akaluntuk melunasinya sebelum dirimu mulai berinvestasi. Logikanya, dirimu membayar lebih banyak membayar utang daripada yang dirimu hasilkan dengan menginvestasikan uang yang dapat digunakan untuk melunasi utang. Kartu kredit merupakan utang dengan bunga tinggi, sedangkan pinjaman mobil, dan hipotek seringkali dengan suku bunga tetap yang lebih rendah.

Memiliki Dana Darurat

Tanya Jawab Bareng Financial Expert di Pre Show Batara Spekta, Biar Nggak Galau Terus Soal Keuangan Pribadi
(c) Shutterstock

Dana darurat adalah uang di bank yang membantumu terhindar dari kesulitan kuangan yang tidak terduga seperti kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba atau lainnya. Dana darurat ini biasanya dana yang bisa untuk memenuhi kebutuhan dalam waktu setidaknya 3-6 bulan untuk biaya hidup. Ini adalah periode waktu yang biasanya dibutuhkan seseorang untuk mendapatkan pekerjaan setelah kehilangan pekerjaan. Tidak masuk akal untuk berinvestasi jangka panjang jika dirimu harus melikuidasi terlalu cepat untk menutupi pengeluaran ketika keadaan darurat mucul.

Kata Alokasi Aset Memiliki Arti Bagimu

Dirimu mungkin ingin berinvestasi dengan bijak, itu berarti dirimu mengetahui alokasi asetmu seharusnya. Kedua kata kecil itu, berarti menggabungkan faktor-faktor seperti tujuanmu jangka panjang, risiko yang muncul, dan pilihan investasi untuk membantumu memutuskan bagaimana menyebarkan uang di antara berbagai pilihan investasi.

Pilihan tersebut termasuk membeli saham baik lokal, internasional dan baik dari perusahaan kecil maupun besar, obligasi dan investasi alternatif seperti logam mulai atau real estat. Semuanya biasanya dibeli melalui reksa dana, dana indeks, dan dana yang diperdagangkan di bursa.

Nah, berikut tadi beberapa tanda bahwa Sahabat Fimela mungkin siap untuk berinvestasi. Jika sudah memenuhi poin di atas, mungkin sudah saatnya bagimu untuk berinvestasi jangka panjang.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓