Kontrak Kerjaku Diputus karena Aku Hamil, Doa Ibu Membuka Pintu Rezeki Baru

Endah Wijayanti20 Okt 2020, 13:25 WIB
Diperbarui 20 Okt 2020, 14:11 WIB
kerja di rumah dengan anak

Fimela.com, Jakarta Kita bisa bersinar melalui setiap pilihan hidup yang kita buat dalam hidup. Baik dalam hal pendidikan, karier atau pekerjaan, dan pilihan soal impian serta cita-cita. Setiap perempuan bisa menjadi sosok tangguh melalui setiap pilihan hidup yang diambil. Seperti dalam tulisan Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories Oktober 2020: Menjadi Lady Boss Versimu ini.

***

Oleh: Waritsa

Pernahkah terbayangkan jika dirimu mendadak diputus kontrak kerja dengan alasan hamil? Saya tidak pernah terbayangkan sama sekali. Awal mulanya, mungkin performance yang turun lantaran sudah tidak ada yang membantu saya meliput berita.

Kala itu, saya tengah hamil muda hingga tua semua urusan majalah dikerjakan sendiri bersama hanya dengan satu fotografer. Saya terselamatkan dengan dirinya yang masih mau bertahan sementara yang lain sudah pergi dan tidak bisa juga ditahan soal rezekinya mereka.

Saya pergi ke sana-sini menelusuri seluruh Jakarta Barat untuk mencari narasumber. Satu bundle majalah sekitar 15 halaman saya kerjakan sendiri. Bahkan proses editing pun saya juga yang mengerjakan lantaran tugas sebenarnya adalah redaktur bukan reporter di lapangan.

Bukannya apresiasi karena usaha mempertahankan majalah tetap tayang selama hampir 5 bulan sendiri. Malahan putus kontrak, ”Lebih baik kamu fokus dengan kehamilan saja." Masih terngiang-ngiang di otak perkataan itu.

Sedih? Tentu sedih. Karena kurun waktu dua bulan saya jelang melahirkan tentu ada biaya yang harus dipikirkan. Namun mungkin Tuhan memiliki rencana lain. Ketika bercerita dengan ibu saya, ”Ibu doakan supaya kamu tetap bisa berkarya walau di rumah saja tanpa meninggalkan anak,” ucapnya.

Doa Ibu Terwujud

momen ibu dan anak 4
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Dragon+Images

Hampir setahun lamanya hanya mengurus rumah serta si kecil, sebuah tawaran mengisi tulisan website pun datang dari teman lama. Sebelumnya, tempat teman lama bekerja itu mengadakan sebuah workshop namun syarat untuk mengikuti haruslah mengirim tulisan karya sendiri bercerita tentang inspirasi bagi para ibu muda lainnya.

Mungkin dia melihat namun dari situ saya mendapatkan kesempatan serta uang tentunya. Tak dapat dipungkiri kebutuhan si kecil serta pelarian agar terhindar stres ternyata dibutuhkan bagi saya. Seperti roller coaster, kehidupan menjadi penulis kembali namun memang doa ibu yang mewujudkannya karena pekerjaan ini bisa saya lakukan di rumah tanpa meninggalkan si kecil ataupun menitipkan kepada siapa pun.

Walaupun masih kaku karena harus membiasakan diri menulis serta mencuri waktu di antara jam tidur si kecil, saya puas dan bahagia. Ini hal yang saya butuhkan dan memang tanpa doa ibu tak akan terwujud dan memang Tuhan akan memberikan di saat yang tepat bukan di saat yang diinginkan.

Memulai yang Lain

bekerja di rumah
Tips bekerja di rumah./Copyright shutterstock.com/g/weedezign

Tak sampai di situ, berkecimpung di dunia yang teman perkenalkan membuat saya berani untuk mengikuti kegiatan lain hanya dari rumah. Seperti giveaway bahkan lomba-lomba yang semuanya bisa dilakukan dengan duduk bersama si kecil.

Beberapa kali saya memenangkan lomba foto, video, bahkan giveaway dengan barang yang tak murah di kantong. Tapi, barang-barang yang saya dapatkan pun bila sudah dimiliki maka menurut saya harus diberikan pada orang lain yang membutuhkan. Menjadi lady boss walau hanya mencari pekerjaan dengan cara apa pun asalkan halal tentu akan kulakukan.

Ternyata, kejadian pahit di masa lampau akan memberikan kejutan indah di akhir. Soal ikhlas mungkin saya sudah ikhlas dengan kejadian tersebut seperti ingin membuktikan kepada yang berbuat buruk pada saya bahwa hal yang menurut mereka ini akan merepotkan ternyata malah memberikan hasil memuaskan bahkan mungkin lebih baik dari yang mereka kira. Saya kini menjadi lady boss versi saya, terima kasih atas doa ibu yang tetap menguatkan hingga saat in!

 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓