Host TV yang Dikenal Sebagai Kim Kardashian-nya Arab Dideportasi Paksa dari Kuwait

Novi Nadya23 Okt 2020, 15:00 WIB
Diperbarui 23 Okt 2020, 15:00 WIB
Sazdel

Fimela.com, Jakarta Host acara televisi Sazdel yang juga dikenal sebagai Kim Kardashian dari Arab dipulangkan ke negara asalnya Lebanon dari Kuwait. Melansir dari emirates women, Sazdel yang telah tinggal di Kuwait selama 10 tahun tersebut dideportasi atas perintah Kementerian Dalam Negeri.

Pemerintah Kuwait melakukan hal tersebut demi 'kepentingan publik'. Laporan dari media setempat, perempuan 42 tahun itu diduga telah mem-posting video dan foto dirinya di akun media sosial yang dianggap 'melanggar moral publik'.

 

Surat kabar yang berbasis di Kuwait, Al Qabas melaporkan jika Direktorat Jenderal Investigasi Kriminal negara tersebut memesankan langsung penerbangan untuk Sazdel alias Kim Kardashian-nya Arab ke Beirut. Kabar tersebut pun mendapat respons langsung oleh Sazdel yang memiliki 300 ribu follower di Instagram.

"Apa yang terjadi pada saya dan keputusan deportasi Kementerian Dalam Negeri akan menguap begitu saja begitu saya menunjukkan kontrak pernikahan saya dengan pria Kuwait," katanya di akun Instagram.

 

Pergi untuk Kembali

Ia menambahkan jika sekarang sang suami sedang pergi ke luar negeri. Dan ia siap menunjukkan kontraknya saat sang suami kembali ke Kuwait.

"Mereka tidak memiliki hak untuk mendeportasi saya. Dia (suami) saya akan menangani prosedur hukum saat kembali dari perjalanannya dalam waktu seminggu," tulisnya lagi dalam bahasa Arab. 

Kini ia memutuskan untuk pergi dan beristirahat serta menghabiskan waktunya untuk bersantai. Namun ia bersikeras untuk kembali ke Kuwait.

 

Simak Video Berikut

#ChangeMaker 

Lanjutkan Membaca ↓