Perempuan Ini Lakukan Pemotretan Prewedding Tanpa Calon Suami, Apa Alasannya?

Anisha Saktian Putri01 Des 2020, 15:30 WIB
Diperbarui 01 Des 2020, 15:30 WIB
menikah tak seindah disney princess

Fimela.com, Jakarta Idealnya pemotretan prewedding dilakukan oleh pasangan yang dimabuk asmara. Namun, hal ini tidak berlaku kepada seorang perempuan bernama Shasha. 

Ia melakukan foto prewedding tanpa seorang calon suami. Perempuan usia 37 tahun ini merancang gaun hingga makeup sendiri demi pemotretannya.

Hal ini terjadi karena Shasha,  dicampakkan begitu saja oleh tunangannya, tiga minggu sebelum pernikahan yang dirancakan pada Oktober 2020 ini. Ia pun berbagi foto-foto menakjubkan dalam sebuah postingan yang telah dibagikan lebih dari 1.500 kali.

Ia melalukan pemotretan bersama studio fotografi lokal lightviewsg. Studio ini pun menulis bahwa pemotretan itu adalah "yang pertama" bagi mereka.

Walau dicampakan, ia tidak ragu dan percaya diri memutuskan untuk mengadakan pemotretan solo yang layak. 

Foto Viral Calon Pengantin yang Ditinggal Kekasih 3 Minggu Sebelum Hari Pernikahan
Shasha calon pengantin perempuan/(dok. Facebook sg.lightview)

Kisah Shasha

Shasha calon pengantin perempuan/(dok. Facebook sg.lightview)
Shasha calon pengantin perempuan/(dok. Facebook sg.lightview)

Shasha di Singapura empat tahun lalu untuk bekerja. Ia bertemu dengan mantan calon tunangan lewat aplikasi kencan. Sayangnya, hubungan berakhir ketika hanya lima minggu sebelum dia akan pindah ke Wellington, Selandia Baru bersama orang tuanya.

“Setelah tiga kali kencan dan mengetahui bahwa saya hampir terbang keluar dari Singapura, dia melamarku dan minta persetujuan orang tua masing-masing untuk menikah dan untuk memulai hidup kami bersama,” ujar Shasha. 

Dalam empat minggu, mereka bertunangan setelah mendapat persetujuan orang tua, katanya. Shasha bahkan bertemu dengan dua anak R dari pernikahan sebelumnya dan jatuh cinta dengan mereka. Tapi harapannya untuk pernikahan pupus ketika hanya tiga minggu sebelum hari besar mereka, mengumumkan bahwa dia tidak bisa menikahinya tanpa alasan.

“Dia dibutakan oleh keputusan itu karena dia berharap untuk menyelesaikan masalah dengan R meskipun ada beberapa konflik. Perlahan, saya harus membatalkan semua pengaturan pernikahan sendirian. Vendornya sangat baik dan berempati, tetapi setiap pembatalan hanya membuat saya semakin tidak percaya,” tulisnya.

Terlepas dari kesedihan yang dia rasakan, dia bertekad untuk melakukan sesuatu yang positif berkat cinta dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya.  "Inilah orang-orang yang terus bertahan dalam hidup saya dan mengingatkan saya bahwa ada begitu banyak keindahan dan kebaikan dalam hidup saya untuk saya."

Akhirnya, ia memutuskan untuk berpose sendirian dalam balutan gaun pengantin dan buket bunga, Shasha juga menyoroti beberapa kutipan pilihan dalam pemotretannya, menekankan bahwa pernikahan tidak memiliki tanggal kedaluwarsa.

Foto-foto tersebut menarik simpatisan, dengan banyak yang memuji kekuatan Shasha dan mengungkapkan kekaguman mereka padanya.

"Bagus untuknya! Kagumi rasa cinta dirinya. Terlalu banyak orang di dunia ini yang tidak cukup mencintai diri sendiri, sehingga selamanya menari mengikuti irama orang lain untuk validasi,” ujar netizen

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓