Ratu Elizabeth II Akhirnya Terima Vaksin COVID-19 Dosis Pertama

Vinsensia Dianawanti11 Jan 2021, 14:30 WIB
Diperbarui 11 Jan 2021, 14:30 WIB
Ratu Elizabeth II, Pangeran William, dan Kate Middleton

Fimela.com, Jakarta Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19. Istana Buckingham pun mengumumkan pada Sabtu, 9 Januari 2021, Ratu Elizabeth II yang kini berusia 94 tahun beserta sang suami yang berusia 99 tahun telah diberikan vaksinasi.

"Ratu dan Duke of Edinburgh hari ini (Sabtu 9/01) menerima vaksinasi COVID-19," kata juru bicara Istana Buckingham.

Sebuah sumber kerajaan menegaskan bahwa vaksinasi terhadap Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip dilakukan oleh dokter rumah tangga di Kastil Windsor. Keduanya termasuk dalam kategori berisiko tinggi terpapar COVID-19 mengingat usianya.

Terlebih, beberapa anggota keluarga kerajaan Inggris sempat terpapar COVID-19. Membuat sang Ratu dan suaminya menjadi bagian dari prioritas vaksin COVID-19. Keduanya merupakan bagian dari 1,5 juta warga Inggris yang masuk dalam kloter pertama satu dosis vaksin COVID-19.

 

Jenis vaksin yang digunakan

Ratu Elizabeth II Terima Vaksin COVID-19 Dosis Pertama
Ratu Elizabeth II dan sang suami telah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama (Foto: instagram/kensingtonroyal)

Inggris sendiri menyetujui penggunaan sejumlah jenis vaksin COVID-19. Seperti Moderna, Pfizer, dan Oxford-AstraZeneca yang telah disetujui oleh regulator Inggris. Namun tidak diketahui pasti vaksin jenis apa yang diterima oleh Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip.

Pangeran William dan Pangeran Charles sempat didiagnosis positif terinfeksi COVID-19 pada pertengahan tahun lalu. Ratu Elizabeth II pun meninggalkan Istana Buckingham di London untuk mengisolasi diri di Kastil Windsor bersama sang suami.

 

Membatalkan banyak agenda kerajaan

Sejak saat itu ia pun membatasi diri untuk hadir di pertemuan-pertemuan kecil. Bahkan, ia pun membatalkan semua pesta kebunnya yang direncanakan paa 2021. Ketiga pesta kebunnya secara tradisional berlangsung di Istana Buckingham setiap Mei. Namun harus dibatalkan untuk mengurangi potensi penularan virus.

Pada pidato Natal tahun lalu, Ratu Elizabeth II pun berbicara soal krisis COVID-19. Ia menyerukan harapan dan persatuan dalam menghadapi kesulitan yang ekstrem.

"Hebatnya, tahun yang membuat orang-orang terpisah, dalam banyak hal, membawa kami lebih dekat. Di seluruh Persemakmuran, saya dan keluarga terinspirasi oleh cerita orang-orang yang menjadi sukarelawan di komunitas mereka, membantu mereka yang membutuhkan," ungkap Ratu Elizabeth II dalam pidato Natalnya.

Simak video berikut ini

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓