Hari Peluk Nasional di 21 Januari, Peringati Pentingnya Pelukan Demi Kesehatan Mental

Vinsensia Dianawanti22 Jan 2021, 12:00 WIB
Diperbarui 22 Jan 2021, 12:53 WIB
pasangan cinta bahagia

Fimela.com, Jakarta Tahukah kamu jika setiap 21 Januari selalu diperingati sebagai Hari Peluk Nasional? Di hari ini, menjadi salah satu kesempatan bagi kamu untuk berbagi pelukan kepada orang-orang yang kamu sayang.

Hari Peluk Nasional atau yang biasa disebut National Hugging Day menjadi peringatan akan pentingnya pelukan bagi kesehatan mental seseorang. Kamu pun dapat memotivasi orang lain untuk lebih sering memeluk keluarga, kerabat, dan sahabat terdekat.

Ditetapkannya 21 Januari sebagai Hari Peluk Nasional berawal dari Amerika Serikat pada 1986. Seseorang bernama Kevin Zaborney memiliki 21 Januari karena menurutnya tanggal tersebut menjadi transisi antara musim liburan, musim dingin, dan tahun baru.

Dilansir dari National Today, Zaborney merasa banyak orang cenderung murung pada tersebut. Selain itu, menurutnya orang Amerika terlalu malu untuk menunjukkan kasih sayang di depan umum dengan pelukan. Sehingga dengan ditetapkannya Hari Peluk Nasional dapat mengubah pandangan tersebut menjadi sebuah kebiasaan baik demi menjaga kesehatan mental.

 

Alasan pelukan itu penting

memeluk anak
Ilustrasi/copyrightshutterstock/spass

Meski kerap diabaikan, memberi dan mendapat pelukan dari seseorang akan sangat baik bagi kesehatan mental. Dengan dipeluk kamu akan merasa lebih aman karena berkurangnya tingkat kecemasan. Selain itu, ada beberapa manfaat pelukan yang baik bagi kesehatan mental.

1. Mengurangi rasa kesepian

Pelukan memicu pelepasan hormon oksitosin di otak. Hormon kerap disebut sebagai molekul ikatan yang dapat meningkatkan perasaan intim dan merangsang ikatan sosial antara dua orang. Dengan oksitosin yang tinggi akan mengurangi rasa kesepian yang digantikan dengan perasaan romantik.

 

2. Mengurangi gejala depresi

pelukan
Ilustrasi/copyrightshutterstock/aslysun

Penelitian menunjukkan bahwa memeluk seseorang dapat melepaskan dopamin di otak. Hormon ini menjadi hormon kegembiraan yang sering dikaitkan dengan dorongan perasaan bahagia.

3. Mengurangi tingkat stres

Sebuah studi terhadap 404 orang dewasa sehat pada 2014 oleh para peneliti di Carnegie Mellon University of Pittsburgh menemukan bahwa sering berpelukan dapat mengurangi kerentanan orang terhadap stres berlebih.

Simak video berikut ini

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓