Penelitian Membuktikan, Perempuan dan Pria Memang Tak Bisa Jadi Teman Saja

Febi Anindya Kirana11 Mei 2021, 15:45 WIB
Diperbarui 11 Mei 2021, 16:01 WIB
perempuan berteman dengan pria

Fimela.com, Jakarta Ada sebuah kalimat tentang pertemanan yang mungkin pernah kamu dengar atau baca, yaitu 'Laki-laki dan perempuan tidak akan bisa menjadi teman saja.' Pasti ada urusan perasaan yang mendasari hubungan mereka. Di satu sisi, banyak orang menganggap bahwa perempuan dan laki-laki memang mustahil bisa jadi teman saja.

Keduanya pasti memiliki hubungan lebih dari teman jika bersama terlalu lama, entah menjadi pasangan, mantan, salah satu menyimpan perasaan terhadap yang lainnya dan semacamnya. Intinya, tidak mungkin ada hubungan yang murni teman saja.

Di sisi lain, banyak orang juga percaya bahwa persahabatan murni platonis tanpa embel-embel cinta antara teman pria dan perempuan sebenarnya sangat memungkinan, bahkan umum dan wajar.

Dan sepertinya kalimat 'Laki-laki dan perempuan tidak bisa menjadi teman saja.' dapat dibuktikan secara ilmiah. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Social and Personal Relationships menemukan bahwa ada beberapa kebenaran mengenai pria dan perempuan yang tak bisa menjadi sekadar teman.

Pertemanan antara laki-laki dan perempuan

teman pria
ilustrasi mantan pria/photo created by jcomp - www.freepik.com

Penelitian dengan judul Benefit or Burden? Attraction in cross-sex friendship ini menganalisis pertemanan dari 88 pasang teman pria dan perempuan untuk mengetahui seberapa besar mereka menganggap lawan jenisnya murni sebagai teman saja.

Dalam hal ini, privasi setiap partisipan sangat dijaga demi menjaga hubungan baik mereka sebagai teman. Bayangkan saja, apa akibatnya jika dua teman ini mengetahui bahwa ternyata salah satu di antara mereka memiliki perasaan cinta yang terpendam?

Partisipan kemudian diminta mengatakan sejujurnya saat diberi berbagai pertanyaan mengenai hubungan mereka dan bahkan diminta untuk tidak membicarakan apa pun yang terjadi selama penelitian.

Ternyata hasilnya, pria cenderung memiliki ketertarikan atau perasaan suka kepada teman perempuannya daripada sebaliknya. Pria juga cenderung mengira teman perempuannya memiliki perasaan yang sama atau tertarik pada mereka, dibandingkan sekadar teman saja. Kepercayaan yang jelas-jelas salah arah.

Berbeda dengan para perempuan yang bisa membedakan mana pertemanan dan mana rasa tertarik terhadap lawan jenis. Meski tentu saja tak jarang perempuan juga memungkinkan menyimpan perasaan terhadap teman prianya.

Itulah mengapa, banyak hubungan antara laki-laki dan perempuan dianggap tak bisa sekadar teman saja. Wah kira-kira, seperti apa hubungan pertemananmu dengan para pria selama ini, Sahabat Fimela? Benarkah tak bisa murni teman saja?

#ElevateWoman with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓
PLAYLIST VIDEO 22 JUNI 2021