Sukses

Lifestyle

Demi Sehat, Orangtua Rela Anaknya Bergulingan di Kotoran Sapi

Fimela.com, Jakarta Biasanya, hampir setiap orangtua ada di garis depan untuk melarang anaknya dari segala macam hal yang kotor. Karena bagi sebagian besar orang, kotor selalu identik dengan berbagai virus yang bisa timbulkan penyakit. Namun, "teori" itu tak berlaku bagi setiap orang.

Bukan dijauhkan dari segala hal kotor, para orangtua di India malah menidurkan sang anak dan menyuruh mereka bergulingan di kotoran sapi. Namun, perlakukan ini tak dilakukan secara serta-merta. Bergulingan di kotoran sapi jadi satu tradisi tak biasa di salah satu desa kecil India.

Tradisi bergulingan di kotoran sapi untuk memperoleh kesehatan dan berkah, desa Betul, Madhya Pradesh, India. | via: Caters News Agency

Penduduk desa Betul, Madhya Pradesh, India, percaya bahwa tradisi ini bisa mendatangkan berbagai manfaat baik, termasuk kesehatan bagi anak mereka. Bergulingan di kotoran sapi biasa dilakukan anak-anak India sehari setelah Diwali, salah satu perayaan besar di India yang juga disebut Festival Cahaya.

Satu minggu sebelumnya, penduduk desa mengumpulkan kotoran sapi di satu tempat hingga jadi gundukan besar. Setelah melakukan prosesi doa di pagi hari, masyarakat hindu di desa Betul mulai menyuruh anaknya untuk bergulingan di atas kotoran sapi. Tak pandang bulu, bahkan bayi berusia 1 tahun pun turut serta dalam prosesi pemberkatan tersebut.

Tradisi bergulingan di kotoran sapi untuk memperoleh kesehatan dan berkah, desa Betul, Madhya Pradesh, India. | via: Mirror

Bergantian, penduduk lokal sabar menunggu gilirannya untuk menaruh sang buah hati di atas kotoran "suci". Tradisi ini selesai setelah semua anak di desa diselimuti kotoran. Pemilihan kotoran sapi dikarenakan pemeluk Hindu percaya hewan tersebut masuk dalam kategori sakral. Unik, tradisi ini tentu memberi warna lain akan keberagaman masyarakat dunia.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading