Sukses

Lifestyle

Sumbang Gaun Pengantin, Kisah Haru Banjiri Perempuan Ini

Fimela.com, Jakarta Adalah Yvone Trimble, seorang perempuan asal Edinburg, Britana Raya, yang menyumbangkan gaun pengantin miliknya untuk dijadikan busana pemakaman bagi anak-anak yang meninggal sebelum atau tak lama setelah dilahirkan. Karena sumbangsih gaun berenda yang dikenakannya saat menikahi Richard Hayes di Barbados 11 tahun silam itu, banjir pujian pun dialami Yvone.

Dimuat oleh Independent, pada Mei tahun lalu, perempuan yang sekarang tinggal di Limassol, Cyprus, ini menyadari bahwa ia tak akan pernah mengenakan gaun pengantinnya lagi. Akhirnya, Yvone putuskan untuk menyumbangkannya pada Cherished Gowns for Angel Babies UK.

Yvone Trimbel dan sang suami, Richard Hayes. | via: Yvone Trimble/Facebook

Berbicara kepada The Sun, Yvone mengaku, daripada gaun berwarna putih tersebut hanya teronggok di lemari, lebih baik digunakan untuk berbagai hal yang lebih bermanfaat. "Lagi pula, aku sudah menikahi laki-laki yang selama ini ada dimimpiku," ujarnya, seperti dilansir oleh The Sun.

Pada Minggu (3/1), melalui akun Facebook miliknya, Yvone mengunggah potret penikahan di mana ia mengenakan daun putih yang sekarang sudah "bertransformasi" menjadi berpotong-potong busana mini dengan motif yang tak kalah cantik. Sontak, unggahan ini menggugah hati netizen.

 

Deciding in May 2015 that I would never wear my wedding dress again, I sent it to a charity that turns donated dresses...

Posted by Yvonne Trimble on Sunday, January 3, 2016

Tak butuh waktu lama, kotak pesan Facebook Yvone pun dipenuhi oleh berbagai kisah tentang bagaimana para orangtua kehilangan buah hati yang begitu disayangi. Meski tak pernah punya pengalaman pribadi akan proses melahirkan, namun Yvone percaya bahwa duka akan kehilangan mereka yang terkasih tentu tak bisa hilang seketika. "Aksi" kecil yang dilakukan Yvone diharap bisa sedikit mengobati lara yang melanda para orangtua.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading