Sukses

Lifestyle

Mimpi Bocah Penjual Donat yang Ingin Bahagiakan Orangtuanya

Fimela.com, Jakarta Jika anak-anak yang lain memilih untuk pergi bermain setelah pulang sekolah, maka tidak untuk Fadli. Bocah laki-laki yang memiliki tubuh sedikit berisi ini malah memilih untuk bekerja daripada bermain dengan kawan-kawan seusianya. “Anak ini namanya Fadli. Dia jualan donat sepulang sekolah,” tulis pemilik akun Facebook Aiai Gozali.

Ya, kisah Fadli kini telah di share melalui media sosial Facebook, tak heran jika ribuan orang membagikan kisah Fadli yang rela kehilangan masa kecilnya untuk membantu orangtuanya tersebut. “Katanya bantu bantu orangtua buat nambah biaya bayar sekolah. Disaat anak-anak seumurannya kebanyakan bermain dengan gadget, tapi dia mau berusaha dan meringankan beban orang tuanya,” jelas Aiai.

Mimpi Fadli mungkin terdengar sangat sederhana, ia hanya ingin orangtuanya bahagia dan tidak terlalu capek bekerja mencari uang untuk biayanya sekolah dan juga kehidupan sehari-hari. Sepulang sekolah biasanya Fadli langsung berjualan donat di sekitar SMP 258 atau SDN Cibubur 10.

Jangan pernah remehkan Fadli, bocah penjual donat yang kini kisah hidupnya tengah menarik perhatian ribuan masyarakat pengguna media sosial. (Foto: Facebook/Aiai Gozali/ketimbang ngemis jakarta)

Cerita Fadli yang penuh semangat membantu orangtuanya ini pun menarik perhatian netizen untuk berkomentar. “Hebatnya dedek, semoga jadi orang sukses nanti ya, bahagiain orangtua juga,” komentar pemilik akun Facebook Naa Luna. Hal senada juga diungkapkan oleh Rioteza yang menuliskan,”Semangat Fadli, proses tidak akan pernah mengkhianati hasil. Semoga kelak menjadi orang sukses kamu nak! Proud of you Fadli.”

Bisa jadi Fadli adalah satu dari jutaan anak-anak Indonesia yang harus bekerja membantu orangtuanya. Ya, memang tak hanya Fadli yang membutuhkan perhatian, namun setidaknya cerita Fadli yang kini telah banyak tersebar di media sosial bisa memberikan pelajaran, bahwa di saat kamu mengeluhkan nasib atau pekerjaanmu, ada orang lain, bahkan usianya mungkin lebih muda dari dirimu tetap tersenyum meskipun di pundaknya ia harus memikul beban yang bisa saja beratnya melebihi bebanmu.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading