Sukses

Lifestyle

Studi: Seberapa Lama Durasi Seks yang Sehat?

Fimela.com, Jakarta Seks bersama pasangan memang bukan selalu perkara ukuran. Bukan juga perkara lama durasi. Dilansir dari Self.com, bercinta dengan pasangan merupakan salah satu cara untuk saling mengasihi dan mencintai. Jelas, tujuan utamanya bukan hanya soal kenikmatan. Tapi kebersamaan dalam memadu kasih. 

Masalahnya, seberapa lama kebersamaan itu seharusnya berlangsung? Sebagian perempuan menganggap durasi sebagai salah satu kunci kenikmatan saat saling berpagut. Pasalnya, perempuan membutuhkan waktu lebih lama hingga akhirnya vagina cukup basah dan siap untuk penetrasi. 

Penetrasi kadang hanya membutuhkan waktu lebih pendek dibandingkan dengan fore play, saat kamu saling meraba dan menghidu, saling memagutkan kedua bibir satu sama lain. Bahkan, Self.com menulis, sebagian orang hanya membutuhkan waktu 1-2 menit untuk penetrasi untuk mencapai puncak ejakulasi. 

Pria tua lebih banyak mengeluarkan tenaga untuk orgasme

Meski kondisi tubuh secara ilmiah berbeda-beda, namun ternyata ada durasi ideal saat melakukan penetrasi. Durasi ideal inilah yang menjadi salah satu ukuran seberapa sehat kehidupan seksmu dengan pasangan. 

Pada sebuah penelitian yang dipublikasi Journal of Sexual Medicine pada 2005, rata-rata orang melakukan hubungan seksual selama 5,4 menit. Sementara, penulis buku The Sex Myth, Rachel Hills mengatakan kepada media tersebut, rata-rata durasi 7,5 menit. 

Posisi seks yang cocok di musim dingin bisa Anda terapkan

Sebuah penelitian kembali dilakukan dan dipubikasikan lagi oleh Journal of sexual Medicine pada 2008. Para peneli menilai, penetrasi yang dilakukan selama 1-2 menit terlalu cepat. Sementara 3-7 menit dinilai sebagai durasi yang paling pas, dan 10-30 menit terlalu lama.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading