Sukses

Lifestyle

Kuburan Masal 800 Bayi Ini Ditemukan di Septic Tank

Fimela.com, Jakarta Penemuan mengejutkan di Irlandia, sebuah kuburan masal ditemukan di sebuah septik tank. Ternyata, tempat itu dulunya adalah sebuah panti asuhan Katolik, Bon Secours Mother and Baby Home di Tuam, County Galway, Irlandia. 

Menurut The Mother and Baby Homes Commission, mereka melakukan investigasi terhadap tempat dan penemuan kuburan masal tersebut. Selama investigasi yang dilakukan sejak November lalu, ditemukan sebuah struktur ruangan bawah tanah yang terbagi atas 20 ruangan yang berisi tulang-belulang manusia. Usai meneliti berdasarkan analisis DNA, tulang-belulang tersebut berumur 35 minggu hingga 3 tahun. Mereka dikubur di sana sekitar tahun 1950-an. Namun, panti asuhan itu tutup pada tahun 1961. 

Penemuan ini memberikan bukti-bukti pertama setelah adanya kecurigaan selama beberapa dekade bahwa sebagian besar anak-anak di panti asuhan yang meninggal dikubur di dalam sana. Mereka semua dikubur tanpa papan nama. Dilansir dari The Sun, kuburan masal ini ada karena tingginya angka kelahiran di Irlandia pada saat itu. 

Foto anak-anak di panti asuhan Bon Secours Mother and Baby Home | via: thesun.co.uk

Penyelidikan ini sebenarnya sudah dilakukan sejak 2014, setelah seorang ahli sejarah setempat, Catherine Corless melacak sertifikat kematian hampir 800 anak-anak yang telah meninggal sebagai bagian dari panti asuhan tersebut. Namun, saat itu dia hanya menemukan satu catatan pemakan. Dan itu hanya satu anak. Sementara itu, tim investigasi menemukan, septic tank yang sudah tak terpakai itu dipenuhi dengan puing dan reruntuhan lalu ditutupi dengan topsoil (tanah atau lapisan terluar Bumi). 

Foto anak-anak di panti asuhan Bon Secours Mother and Baby Home | via: thesun.co.uk

Karena itulah, kuburan masal ini tadinya sulit ditemukan. Para investigator hingga kini masih mencari siapa yang harusnya bertanggung jawab atas 'pembuangan' manusia dengan cara seperti ini. Kuburan masal hampir 800 anak di panti asuhan tersebut dinilai sangat kejam. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading