Sukses

Lifestyle

4 Tanda Kalau Kamu Nggak Pandai Bikin Keputusan

Fimela.com, Jakarta Setiap orang pasti punya pilihan dalam banyak hal di hidupnya. Jangankan pilihan hidup, untuk menentukan makanan apa yang ingin kamu santap saat buka puasa juga harus kamu putuskan dengan menimbang banyak pilihan. 

Saking banyaknya hal yang harus kamu putuskan, ada yang bilang kalau hidup ini memang pilihan. Kariermu yang berkembang dan terus naik jenjang secara bertahap bukan cuma karena kamu yang beruntung atau disukai atasan. Tapi, ini karena kamu memilih untuk menjadi karyawan yang rajin dan bisa diandalkan. Soalnya, kamu bisa saja, memilih untuk menjadi karyawan yang selalu bekerja asal-asalan dan terlambat ke kantor. 

Memutuskan sesuatu dengan menimbang pilihan itu nggak gampang. Salah-salah, kamu malah memilih pilihan yang kurang tepat dan bisa saja berakibat fatal pada hasil akhirnya. Nah, kalau sudah begini, kamu nggak akan bisa mengulang momen saat kamu membuat keputusan.

Makanya, kamu memang harus banyak berlatih agar pandai mengambil keputusan. Nah, kamu yang belum tahu apakah kamu sudah jago atau belum, nggak usah khawatir. Soalnya, menurut LifeHack, 4 tanda ini muncul kalau kamu benar-benar pandai membuat keputusan yang tepat. 

Jangan diabaikan karena berpikir hanya stres, ini tanda-tanda kamu mengidap depresi. (Sumber Foto: Shutterstock/The List)

1. Kamu selalu menimbang semua pilihan. Kemudian, perlahan-lahan mengerucutkan pilihan tersebut. Mungkin, tadinya ada 5 pilihan yang mungkin cocok untuk masalah yang sedang kamu miliki. Tapi, kamu memikirkan setiap pilihan itu matang-matang dan mengeliminasi beberapa pilihan hingga akhirnya tinggal dua. 

2. Manusia itu memang punya insting dan perasaan. Tapi insting nggak pernah datang secara tiba-tiba. Kamu mungkin telah berpengalaman dalam menangani masalah yang serupa. Atau, pernah mempelajarinya pada saat kamu kuliah. Nah, ketika instingmu berjalan dan memberikan kode untuk memilih pilihan A atau B, jangan nggak didengarkan, girls. 

Ilustrasi menimbang keputusan | Sumber Foto: unsplash.com

3. Kamu selalu mendengarkan nasihat atau masukan dari orang lain. Tapi, tentu saja semuanya tergantung kamu. Kamu yang memutuskan, melalui berbagai pertimbangan, termasuk menimbang masukan dari orang lain. 

4. Kamu nggak pernah melupakan efek dari keputusanmu. Baik efek jangka pendek, dan juga jangka panjang. Kepentingan perusahaan sangat penting dan yang paling utama. Tapi, jangan juga lupa dengan karyawan-karyawan di dalamnya. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading