Sukses

Lifestyle

8 Penderitaan Menjalin Hubungan yang Nggak Jelas Arahnya

Fimela.com, Jakarta Bahagianya kebersamaan tanpa adanya kejelasan status, adalah bahagia yang semu. Sebab ketidakjelasan itu menimbulkan kegelisahan yang mengikis bahagia itu sendiri. Jadi, kalau ada yang bilang mereka happy-happy aja meski hubungan mereka nggak jelas arahnya ke mana, kamu jangan langsung percaya.

Selain butuh senang, hati kita juga butuh tenang dalam menjalani sebuah hubungan. Ketenangan itu salah satunya berasal dari visi misi yang tergambar jelas. Ke mana kamu dan dia menuju? Apa yang sedang kalian jalani saat ini? Bagaimana kamu harus menyebut hubungan kalian? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu nggak bisa disepelekan.

Untuk beberapa saat mungkin kamu bisa mengelaknya. Namun pada saat-saat tertentu, kegelisahan akibat ketidakjelasan itu pasti muncul bahkan mungkin meledak-ledak karena selama ini menjadi beban yang hanya kamu  pendam. 

Iya, beban. Menjalani hubungan tanpa arah yang jelas itu menjadi beban tersendiri, 8 hal ini sudah pasti kamu rasakan:

1. Lagaknya sih nggak peduli omongan orang, padahal kepikiran juga

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Watari)

Bingung sendiri gimana harus mengenalkan si dia ke orang-orang.

2. Ditanya

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Drew Coffman)

Iyalah, pusing. Orang kamu nggak tahu apa jawaban yang tepat untuk menggambarkan hubunganmu.

3. Di balik setiap tawa saat bersama, ada satu pergolakan batin,

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Carly Rae Hobbins)

Ya, senang sih, bahagia, tertawa. Tapi itu ibarat kalian bisa terbang tanpa tahu bagaimana cara berpijak, kalau suatu saat sayapmu lelah lalu bagaimana mendaratnya?

4. Dari hari ke hari adalah penantian, kapan kita bisa memperjelas hubungan?

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Anca Luchit)

Bahkan tiap momen kebersamaan kalian, kamu berharap apakah itu akan jadi saat kalian memperjelas hubungan kalian.

 

5. Saat dia memperkenalkan kamu sebagai teman, dalam hati rasanya sudah menjerit menolak

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Maranatha Pizzaras)

"Setelah semua ini, apa kamu cuma anggap kita teman?"

6. Ada masanya cemburu itu hadir, tapi saat mengungkapkan, ketidakjelasan hubungan kembali terkuak

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Larm Rmah)

Kalau mau cemburu suka nggak enak sendiri, memangnya kamu siapa? Itu juga syukur kalau belum diceletukin duluan, "memang kamu siapa cemburu-cemburu?"

 

7. Di satu sisi ingin menjauh, tapi di sisi lain merasa hati ini sudah terikat dengannya

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/David Preston)

Bertahan atau mengakhiri hubungan sampai di situ akan selalu jadi kebimbangan.

8. Dalam keadaan ini, cuma bisa jalani saja sambil berharap akan segera bertemu titik cerahnya

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Fabrizio Verrecchia)

Pada akhirnya kamu memang hanya cuma bisa berharap, tanpa tahu kapan harapan itu akan terwujud. Semua penderitaan ini ada karena kamu terjebak dalam hubungan tanpa status.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading