Sukses

Lifestyle

Cewek Harap, Pacarnya yang Cuek dari Lahir Belajar 7 Hal Ini

Fimela.com, Jakarta Cowok dan sifat cuek itu sudah nggak bisa terpisahkan. Ketika pacaran, sifat cuek ini sedikit banyak bakal mempengaruhi pacarnya. Tinggal cewek-cewek aja yang snewen menghadapi sifat cuek pacarnya. Ya kan, girls?

Berbeda dengan cowok yang memang cenderung cuek, cewek justru sebaliknya. Cewek-cewek sangat perasa karena lebih sering mengedepankan hati daripada logika, sementara para cowok lebih sering menggunakan logikanya saat menghadapi berbagai situasi. Misal; saat cewek sakit, dia pasti butuh merasa diperhatikan, sementara cowok bisa saja berpikir, "dia kan udah gede, pasti tahu lah apa yang harus dilakuin saat sakit."

Hal-hal seperti itu memang kelihatannya sepele, tapi nggak jarang juga bisa memicu pertengkaran hebat. Sebenarnya, ini masalah perbedaan cara pandang aja. Selama dari kedua belah pihak ada upaya penyesuaian, soal cuek nggak cuek ini nggak akan berlama-lama jadi masalah dalam hubungan kok. Namun, kembali lagi, sifat cueknya cowok itu kadang bikin dia nggak menyadari apa yang harus diubah dari dirinya. Padahal dalam hati, rasanya kamu sudah menjerit-jerit meminta dia belajar 7 hal ini!

Nggak usah langsung detail, deh. Belajar tunjukkan perhatian sama hal-hal besar yang jelas kelihatan saja dulu

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Vladislav Muslakov)

Misal, saat aku jelas-jelas bilang aku sakit, ya coba ditanya sudah minum obat atau belum, mau ditemani ke dokter atau nggak, lebih bagus lagi kalau langsung inisiatif nemuin dan tanya mau dibawain makanan apa.

Kalau merasa susah berkata-kata, ya langsung tunjukkan lewat tindakan saja kan bisa

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Tanya kabar duluan meski di tengah-tengah kesibukan, gitu. Nggak usah nunggu aku yang ngabarin.

Bertanya, "kamu kenapa?" saat terlihat ada yang beda denganku sebelum aku menceritakannya juga satu bentuk perhatian

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Malah ini sudah termasuk perhatian besar karena sampai bisa menyadari perbedaan di diri aku dan langsung berusaha mengonfirmasi apa yang terjadi. Ayo dong! Aku mau diginiin.

Jangan sok cool sepanjang waktu

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Drew Patrick)

Biasa aja, sih. Kalau lagi bercanda ya tertawa. Kalau kamu mau ngelawak jayus juga nggak apa-apa. Justru itu yang aku tunggu.

Sedikit basa-basi itu kadang perlu

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Enis Yavuz)

Obrolan yang seperlunya, apalagi kalau terjadi rutin seperti pola komunikasi yang dibutuhkan pasangan, lama-lama membosankan. Ngobrol bercanda-canda nggak jelas dari A sampai Z itu bikin hubungan lebih seru, sayang.

Jangan keasyikan apa-apa sendiri, ajak-ajaklah pacarmu ini ke duniamu

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Daria Nepriakhina)

Nanti kamu lupa lho kalau punya pacar. Takutnya juga aku lupa sih kalau aku punya kamu, saking seringnya dibiarkan sendirian

Hidupmu memang sepenuhnya hak kamu, tapi sesekali berdiskusi tentang keputusan yang ingin kamu ambil nggak ada salahnya

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Joshua Rawson Harris)

Malah itu bagus, aku jadi merasa kamu menganggapku penting. Aku janji deh, nggak ikut campur terlalu jauh. Sekadar mendengarkan, menjadi teman diskusi dan mendukung kamu aja.

Ya nggak, girls? Ini nggak yang diam-diam kamu harapkan dari pacarmu? Kalau iya, share artikel ini supaya si dia baca!

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading