4 Cara belajar mencintai lagi setelah tersakiti

Febi Anindya Kirana04 Nov 2018, 10:42 WIB
Diperbarui 04 Nov 2018, 10:42 WIB
cinta

Fimela.com, Jakarta Jatuh cinta mungkin menyenangkan, namun setiap orang juga harus bersiap merasakan sakit hati ketika cinta itu kandas di tengah jalan. Tak akan ada yang bisa menjamin bahwa seseorang tak akan tersakiti oleh cinta.

Namun yang lebih penting lagi adalah bagaimana seseorang bangkit dan belajar mencintai lagi setelah disakiti. Dilansir dari Allwomenstalk, ini sekian cara yang bisa dilakukan untuk kembali mencintai lagi.

1. Jangan menyerah

Putusa cinta dan mengalami patah hati sekali dua kali bukan akhir dari dunia. Masih ada lebih banyak urusan yang perlu dipikirkan dan lebih penting. Jangan berhenti mencoba dan menemukan cinta lagi. Karena jodoh hanya akan datang pada orang-orang yang mau berusaha, bukan menyerah.

2. Terima kehidupanmu yang baru

Tentu luka akan menggores hati, namun bukan berarti bisa berhenti mencintai kehiudpanmu lagi. Masih ada banyak hal yang bisa dinikmati dan dicoba. Berhagailah dengan status apapun, apalagi saat masih menjadi single. Jangan biarkan status pacaran menjadi patokan, karena ketika terlalu putus asa, perempuan justru tampak menyedihkan.

3. Berani

Jadilah pribadia yang tangguh, berani dan tak mudah patah arang. Pergilah keluar dan bersosialisasi. Perbanyak teman dan kenalan, mulailah hobi dan aktivitas seru yang disukai. Karaktermu akan dengan sendirinya terpancar jika mampu menikmati hidup.

4. Bersikap baik pada diri sendiri

Jangan menyalahkan diri sendiri karena hubungan yang kandas. Tentu kedua belah pihak salah, namun jangan terlalu larut merasa bersalah. Karena hal ini justru bisa membentuk aura negatif dan membuatmu terlihat menyedihkan. Jika merasa penampilan kurang oke, kurang langsing, kurang kaya dan lain sebagianya, maka berubahlah menjadi lebih baik dengan berusaha, bukan menyalahkan keadaan.

Meski memang menjadi pengalaman yang pahit, namun setiap orang selalu punya kemampuan untuk bangkit lagi dan melepaskan rasa sakit cinta di masa lalu. Semoga sahabat Fimela juga begitu ya.

What's On Fimela