Sukses

Lifestyle

'Kartini Berbagi', Persembahan Cantiq.com Untuk Sesama

“Kami ini adalah sekumpulan ibu – ibu yang peduli dengan kegiatan sosial, di bawah bendera cantiq.com. Kami telah beberapa kali mensupport yayasan Genggong di Probolinggo Jawa Timur, juga telah membuat sekolah untuk yayasan tersebut dengan nama Cantiq.com, dan sekarang ini kami menggalang dana bertepatan dengan perayaan Kartini guna melengkapi kelas – kelas komputer yang sedang kami bangun, dengan peralatan – peralatan hardware-nya,” ucap Yulie Setyohadi selaku ketua panitia acara 'Kartini Berbagi' yang berlangsung di Grand Hyatt Hotel Jakarta, (13/4) kemarin.
 
Kepada Vemale, Yulie menjelaskan ada banyak kelas yang telah dibuat, seperti kelas menjahit dan kelas tata boga. Termasuk di antaranya yang sedang fokus dikerjakan yaitu kelas – kelas komputer. Kelompok ibu – ibu sosialita peduli dalam payung Cantiq.com ini bukan pertama kalinya mengadakan acara penggalangan dana, dua hari penting di setiap tahun seperti hari Kartini juga Idul Fitri juga selalu diadakan jenis acara seperti ini.
 
"Ini sudah memasuki tahun keempat, sudah lebih dari enam kali mungkin, dan nggak harus ada acara kok, kalau berkaitan dengan bencana alam, kita kadang kumpul aja untuk galang dana, seperti penanggulangan gempa bumi dan korban banjir,” tambah Yulie.
 
 
Kepada Vemale.com dan beberapa media yang mewawancarainya sebelum acara, ia menjelaskan pada acara "Kartini berbagi" yang bersamaan dengan ulang tahun ke-4 perkumpulan ibu - ibu Cantiq.com ini, akan menghadirkan fashion show yang menampilkan tiga desainer khusus kebaya. Di antaranya adalah Andre Frankie, Adjie Notonegoro dan Raden Sirait. 
 
Desainer baru Didiet Maulana juga berpartisipasi dalam melelang 5 koleksi terbaiknya. Kebaya dengan sentuhan warna pastel yang lembut dipadu koleksi ikat Indonesia yang mana kali ini mengusung wastra Padang, Songket Pandai Sikek. Kelimanya terjual dengan harga kisaran masing - masing sebelas juta rupiah untuk kebaya saja.
 
Beranggotakan 26 orang ibu – ibu sosialita, Cantiq.com memiliki misi dan visi yang sama, menyelenggarakan kegiatan sosial yang ditujukan bagi pemberdayaan perempuan – perempuan Indonesia yang kurang beruntung, untuk bisa mengembangkan diri mereka.
 
"Kami ingin perempuan Indonesia makin maju ke depan, baik itu wawasan maupun kegiatan – kegiatannya. Apalagi dengan semangat ibu Kartini saat ini kita mau menginspirasi mereka, dengan memberikan fasilitas - fasilitas yang semakin bagus tolong dipergunakan dengan baik,” tandas Yulie, ia juga berharap wanita Indonesia dapat kreatif dan inovatif. Menurutnya Kartini modern tidak hanya harus cantik tapi harus smart juga kreatif, karena dengan kreatif dia bisa melakukan segala hal.
 
Dalam show yang berlangsung 30 menit ini, para desainer kebaya hadir dengan koleksi yang mengangkat ciri khas masing – masing, contohnya Andre Frankie dengan gaya glamorous dan membuat pemakai kebayanya terlihat langsing.
 
"Saya banyak mengeksplor kebaya modern, koleksi saya selalu khas dengan konsep jahitan tangannya. Sangat handmade, sesuatu yang berbeda, contohnya pada bagian lengan tidak akan terlihat sambungan seperti kalau dijahit dan potong pola biasa, untuk busana kali ini saya memasukkan bustiernya justru pada bagian luar, dengan lapisan beludru halus supaya lebih kokoh,” ucap Andre saat diwawancarai tim Vemale.

Pada sebuah kebaya Sabrina yang dikenakan model, potongan kerah tersebut diisi dengan rangka lunak, sehingga lentur membentuk tekstur. Bagian kain dihias monte dan diberi aksen gembung pada bagian skirt, memberi kesan modern yang luks.

(vem/ana/miw)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading