Sukses

Lifestyle

Taj Mahal Mini: Bukti Cinta Sejati Kadari Pada Mendiang Istri

Cinta yang sesungguhnya akan bertahan walau salah satu telah tiada

Bersama hingga tua dan memiliki pasangan hidup hingga ajal memisahkan adalah harapan semua orang. Tidak ada yang lebih utama selain menikah dengan seseorang yang mencintai kita sampai ada keriput di wajah, warna rambut memutih, berjalan tidak lagi tegap dan tergolek lemah karena usia yang terus bertambah. Beruntung sekali bagi wanita yang hidup dengan pria yang mencintainya sepenuh hati, tidak pernah berpaling walau banyak kekurangan menyelimuti. Pria yang mencintai pasangannya tanpa lelah, adalah pria hebat dan patut dijadikan contoh. Seorang laki-laki dari India membuktikan bahwa cintanya tidak ikut mati walau istrinya telah tiada.

Karena nama kita akan terhapus begitu saja

Faizul Hasan Kadari, lelaki asal India ini membangun sebuah monumen cinta untuk menghormati mendiang istrinya dengan cara membuat tiruan Taj Mahal di kebun miliknya. Istri Kadari bernama Tajammuli Begum telah meninggal dunia mendahuluinya. Kadari dan Begum tidak memiliki anak. Sebelum meninggal, Begum berkata bahwa mereka berdua akan terlupakan karena tidak memiliki keturunan. Kadari tak kuasa menahan trenyuh mendengar perkataan istrinya. "Tetapi, di hari itu saya berjanji bahwa saya akan membuat sebuah makam besar untuk dia sehingga seluruh dunia akan mengingat kita selamanya" ujar Kadari.

Kadari kemudian bertekad untuk membangun sebuah monumen untuk tempat bersemayam istri tercinta. Kadari terinspirasi untuk membuat bangunan seperti Taj Mahal namun dalam ukuran yang lebih kecil. Taj Mahal merupakan makam yang dibuat dengan marmer putih itu dibangun pada 1631 oleh Kaisar Mughal Shah Jahan untuk mendiang istri ketiganya, Mumtaz Mahal. Dengan uang tabungan dan menjual perhiasan mendiang istrinya, Kadari mulai membangun Taj Mahal mini nya.

Taj Mahal di India. Source evocare

Biarkan kelak aku berbaring di sampingmu, istri tercintaku

Kadari ingin bahwa Taj Mahal mini buatannya bisa selesai sebelum dirinya meninggal dunia. Dengan sedih Kadari berkata bahwa pembangunan Taj Mahal mini sedang dihentikan karena kehabisan biaya. Beberapa pihak menawarkan untuk memberikan bantuan namun Kadari menolaknya. Kadari berkata bahwa monumen ini adalah bukti jerih payahnya dan dirinya akan berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikannya. Kadari berharap ketika dirinya meninggal kelak, bisa dimakamkan tepat di sebelah makam istrinya. Kadari sangat mencintai istrinya walau istrinya tidak bisa memberi mereka keturunan. 

"Meskipun dia tidak dapat melahirkan anak bagi kami berdua, tapi tidak sekalipun saya pernah memikirkan untuk menikah dengan orang lain. Saya berharap kita dapat beristirahat dengan damai bersama-sama dalam Taj Mahal kami," ujar Kadari sembari melihat foto mendiang istrinya dengan perasaan yang begitu kuat.

Setiap pasangan memiliki kekurangan, namun bukan berarti hal itu dapat dijadikan alasan untuk pertengkaran yang mungkin saja berakhir dengan perpisahan. Mencintai ketika senang dan susah sudah seharusnya diterapkan dalam setiap hubungan. Kadari dan Begum telah membuktikan bahwa cinta mereka telah menghalau segala permasalahan yang ada dan tetap abadi selamanya.

BACA JUGA

Kisah Mengharukan: Menggendong Istri Semalaman Demi Menyelamatkannya

Cinta Itu Buta, Wanita Gemuk Dibully Karena Punya Pacar Tampan

Pasangan Ini Berjodoh Sejak Masih Bayi

Demi Menyenangkan Kekasih Hati, Niko Merampok Taksi

Kisah Romantis : Putri Kerajaan Yogyakarta Dilamar Kekasihnya

Demi Menikahi Kekasih Hati, Roy Nekat Mencuri

(vem/Sya)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading