Sukses

Lifestyle

Terlahir Tanpa Miss V, Kisah Wanita Ini Menggetarkan Hati

Hal paling dasar yang bisa digunakan untuk membedakan wanita dan pria adalah jenis kelamin. Tapi, bagaimana jadinya jika seorang wanita tidak memiliki Miss V atau sebaliknya seorang pria tidak memiliki Mr P. Ya, walau secara fisik ia bisa dikatakan sebagai wanita dan sebagai pria? Kedengarannya hal ini cukup mustahil ya Ladies. Mana mungkin seseorang tak memiliki jenis kelamin. Tapi jangan salah, dikutip dari laman asiantown.net, seorang wanita bernama Devan Merck (23) tidak memiliki Miss V di tubuhnya.

Devan sendiri menyadari bahwa ia tidak memiliki Miss V saat usianya 12 tahun. Dari pengakuannya, Devan menyadari ada yang aneh pada dirinya karena setiap kali datang bulan, ia mengalami kram perut yang sangat menyiksa. Untuk itulah, ia memutuskan pergi ke dokter dan mencari tahu apa yang salah dengan dirinya. Saat itu, dokter yang memeriksanya mendiagnosa bahwa Devan menderita kondisi langka di mana ia memang terlahir tanpa Miss V.

Devan mengalami kondisi langka yang membuatnya tak memiliki Miss V | Photo: Copyright asiantown.net

Dokter juga mengatakan bahwa Devan tidak memiliki saluran vagina, serviks dan leher rahim. Kondisi ini sendiri sering disebut sebagai Mayer Rokitansky Ku ster Hauser syndrome (MRKH Syndrome). Suatu kondisi di mana seseorang tidak memiliki Miss V, saluran vagina, serviks dan leher rahim. Saat menyadari ia tak memiliki Miss V, ia selanjutnya dibawa ke dokter spesialis. Di sinilah, dokter mengatakan bahwa kondisi yang dialami Devan hanya terjadi pada 1 dari 5 ribu kelahiran. Satu-satunya cara agar kondisi Devan menjadi normal seperti wanita pad umumnya, ia harus menjalani serangkaian operasi.

Di usianya yang ke 13, Devan menjalani operasi pembuangan rahimnya yang belum terbentuk sempurna. Selanjutnya di usia 17, ia menjalani operasi pembuatan Miss V buatan agar ia bisa melakukan hubungan intim seperti orang lain pada umumnya. Devan mengatakan, "Dokter membuatkan saluran vagina untukku. Ada lapisan kulit tebal di organ intimku yang membuat aku tak memiliki Miss V. Dokter menghapus kulit tersebut dan membuat saluran vagina yang baru."

Meski telah melakukan serangkaian operasi dan memiliki Miss V, Devan mengaku bahwa selama bertahun-tahun setelah itu ia masih kerap dibully dan dihina dengan panggilan yang sangat menyakitkan oleh teman-temannya. Beruntung, Devan adalah wanita yang kuat dan tak pernah patah semangat. Hinaan dari teman-temannya justru membuatnya semakin kuat dan yakin bahwa ia akan senantiasa baik-baik saja.

Devan mengatakan, "Nama panggilan oleh teman-teman itu melukai perasaanku. Tapi hal itu justru membuatku semakin kuat dan semangat. Aku tak akan pernah marah apalagi menghakimi karena aku tahu mereka tidak mengerti dengan apa yang aku rasakan." Saat ini sendiri, Devan telah menikah dengan seorang pria yang sangat memahami kondisinya dan begitu mencintainya. Pria tersebut bernama Trent.

Saat ini Devan telah menikah dan sedang berusaha mendapatkan buah hati dari pernikahannya | Photo: Copyright asiantown.net

Trent mengatakan, "Ia adalah wanita yang kuat dan hebat. Aku bangga padanya. Aku tahu kondisinya benar-benar sulit secara emosional. Tapi aku akan senantiasa mendukungnya dan selalu berada di sisinya. Aku sangat mencintainya apapun dan bagaimana pun kondisinya. Ia adalah segala-galanya bagiku." Pasangan ini kini sedang mencoba untuk memiliki buah hati demi melengkapi kebahagiaan keluarga kecil yang mereka bangun.

Walau sangat sulit bagi keduanya untuk mendapatkan buah hati, keduanya akan senantiasa berusaha dan meminta yang terbaik dariNya. Rencananya, pasangan ini juga akan menggunakan prosedur bayi tabung agar peluang mendapatkan buah hati semakin besar. Bagi pasangan Devan dan suami, semoga kalian senantiasa bahagia bersama. Buat Devan sendiri, selalu semangat dan percayalah bahwa kamu adalah wanita seutuhnya yang tak hanya cantik di raga saja tetapi juga di jiwa kamu.



(vem/mim)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading