Makin Bertambah Dewasa, Kita Makin Malas Mengurusi Mantan Kekasih Orang Lain

Endah Wijayanti22 Jun 2021, 12:35 WIB
Diperbarui 22 Jun 2021, 12:35 WIB
putus cinta dengan pasangan

Fimela.com, Jakarta Lingkaran pertemanan kita sedikit banyak akan mengalami perubahan seiring bertambahnya usia kita. Ada yang menetap, tapi ada juga yang pada akhirnya semakin menjauh dan tak lagi saling menyapa. Perubahan akan terus terjadi dalam lingkaran sosial kita. Termasuk perubahan kita dalam menyikapi obrolan terkait topik tertentu.

Salah satu topik obrolan yang mungkin masih akan terus diperbincangkan sampai kita dewasa adalah percintaan. Topik percintaan memang selalu punya lika-likunya sendiri. Namun, makin bertambah dewasa, sepertinya kita akan makin malas menanggapi atau mengurusi mantan orang lain.

Menjadi Pendengar yang Baik Saja Sudah Cukup

Saat ada teman atau sahabat yang curhat soal mantannya, ya tak ada salahnya untuk menjadi pendengar yang baik untuknya. Cukup didengarkan saja semua uneg-uneg yang ia punya agar hatinya lagi. Tapi, ketika pembahasannya sudah mulai "drama" sampai membuatmu lelah sendiri, tak ada salahnya untuk menjaga jarak. Waktu dan energi yang kita punya ini juga terbatas, bukan?

Pembahasan Soal Mantan Bisa Sangat Panjang dan Rumit

Semakin bertambah dewasa, kita akan dihadapkan oleh banyak hal dan tanggung jawab baru. Banyak prioritas dan tanggung jawab yang lebih penting yang harus kita urus. Kalau kita ikut mengurusi persoalan mantan orang lain, maka waktu kita akan terbuang sia-sia dan percuma. Sebab ketika seseorang sudah membahas perkara mantan, persoalannya bisa makin rumit dan yang diungkit pun adalah hal yang sebenarnya selalu sama.

Urusan Mantan Kekasih Selalu Terhubung dengan Persoalan yang Belum Selesai

tips untuk move on
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/prostock_studio

Hubungan dengan mantan selalu menghadirkan kepingan atau bagian yang tak akan terpisahkan dari hidup. Ketika seseorang sudah mengungkit soal mantan, biasanya ada hal yang belum selesai. Ada perkara yang belum selesai di masa lalunya. Sekalipun sudah rela dan ikhlas melepas mantan, tetap saja akan ada hal yang akan terus diungkit dan dibicarakan. Terlibat dengan seseorang yang masih mengungkit perkara mantan bisa bikin kita capek sendiri.

Kita Punya Lebih Banyak Prioritas Penting yang Perlu Didahulukan

Ada tanggung jawab yang lebih besar. Ada prioritas yang lebih penting untuk kita urus. Makin bertambah usia, hidup kita mungkin tak semakin mudah. Begitu banyak prioritas penting yang perlu didahulukan. Ada saatnya kita perlu menjaga jarak dengan orang-orang tertentu demi kebaikan bersama. Mencampuri urusan mantan kekasih orang lain pada akhirnya hanya akan makin menambah stres dan tekanan hidup sendiri.

Kadang jangankan mengurusi mantan kekasih orang lain, mengurus hati sendiri dengan lika-liku perjalanan cinta sendiri saja sudah melelahkan. Kalau menurut Sahabat Fimela sendiri, seberapa jauh batas wajar ikut terlibat dengan urusan mantan kekasih orang lain?

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓