65 Kata-Kata untuk Pelakor yang Menusuk Hati

Kezia Prasetya Christvidya21 Jul 2021, 09:21 WIB
Diperbarui 21 Jul 2021, 09:53 WIB
angry-kezo

Fimela.com, Jakarta Munculnya orang ketiga dalam sebuah hubungan adalah hal yang menyakitkan. Memang benar, perselingkuhan adalah hal yang tidak bisa dimaafkan, saat masih pacaran apalagi jika sudah menikah.

Pelakor adalah istilah yang disingkat dari perebut laki orang, yang biasanya ditujukan untuk perempuan sebagai orang ketiga, di dalam sebuah hubungan dengan pasangan. Hadirnya pelakor ini bisa membuat sangat emosi, marah, kesal dan kecewa, yang biasanya berujung pada rasa kebencian.

Untuh mengungkapkan kekesalan pada pelakor ini, Sahabat Fimela bisa menyindir atau menyampaikan secara langsung, dengan kata-kata untuk pelakor yang menusuk hati agar mereka sadar. Berikut kata-kata untuk pelakor, yang dilansir dari Kapanlagi.com:

Kata-Kata untuk Pelakor yang Menusuk Hati

angry-kezo
ilustrasi pelakor/Polina Zimmerman/pexels

1. "Nggak ada kata iri saat melihat kemesraan mereka, soalnya aku tahu si wanitanya itu wanita spesialis perebut suami orang."

2. "Lihat orang nikah rasa hati bergetar. Tapi ini kok nggak ya. Jelas lah enggak wong nyari suami dengan cara haram."

3. "Bahagia tak berarti sampai harus mengambil hak milik orang lain. Percayalah, akan ada orang yang lebih mencintaimu dan menghargai dirimu."

4. "Andai ada pasal pelakor. Pasti bakalan terciduk duluan itu orang."

5. "Kasihan, perjaka aja pada bosan ngelirik. Makanya terus ngelirik yang nggak perjaka tapi milik orang."

6. "Kayaknya profesi sebagai perebut itu booming banget ya, sampai-sampai setiap hari ada aja juniornya."

7. "Kalau memang akal sehatnya masih berfungsi, coba bayangkan kalau kamu di posisi aku?"

8. "Buat orang ketiga yang sok cantik, kecantikanmu itu racun yang membuatmu bahagia bersama lelakiku. Selamat menikmati durinya nanti."

9. "Bahagianya melihat suamiku mau sama kamu, berarti hidupku terlepas dari jeratan buaya darat."

10. "Kukira kita itu sama-sama wanita. Kita bisa memahami perasaan satu sama lain. Tapi aku lupa, kamu kan tak punya perasaan."

11. "Nggak ada sedikitpun iri di hati pas lihat barang blink-blink mewah menempel di tubuhnya, soalnya modalnya itu penuh kelaknatan."

12. "Penghianat cocoknya juga sama penghianat. Terimakasih Tuhan engkau jauhkan aku dari mereka."

13. "Nyari pasangan itu hak segala bangsa. Tapi nggak ngrampas milik bangsa lain jugalah."

14. "Memang enak jadi perebut, nggak butuh ijazah. Cuma modal senyum, sapa, salam, tempel, jerat saja bakalan langsung keterima."

15. "Kayaknya ibumu telah melahirkanmu deh mbak, soalnya ibumu pasti nggak ngajarin ngerebut suami orang."

16. "Dia adalah milikku, tapi belakangan aku sadar, ada orang lain yang berusaha mencurinya dariku."

17. "Jangan terlalu banyak berharap untuk orang yang bukan milikmu. Karena sekarang aku sudah tahu, aku akan membuka mata pasanganku. Ia akan minta maaf dan kembali padaku. Meninggalkan mu seorang diri yang dipenuhi rasa malu."

18. "Aku hanya tak habis pikir, kenapa ada orang seperti kamu di dunia ini? Lihat saja, kamu tak akan mendapatkan apapun. Dia milikku dan akan selamanya begitu."

19. "Hanya akan ada penghinaan dan kau melakukannya untuk orang yang salah. Pasangan yang kau rebut pun tidak akan pernah memandangmu sebagai wanita terhormat. Ia akan menjadikanmu wanita pelarian, karena tak bisa kembali pada pasangannya dulu."

20. "Dunia tidak sesempit itu. Masih banyak orang lain yang lebih berhak mendapatkanmu. Kenapa kau memilih orang yang sudah punya pendamping hidup?"

Kata-Kata untuk Pelakor yang Mengena

angry-couple
ilustrasi kata-kata untuk pelakor/Vera Arsic/pexels

21. "Akan ada banyak kecaman daripada kebahagiaan. Percayalah padaku dan lanjutkan hidupmu dengan baik."

22. "Wanita bodoh adalah wanita yang lebih memilih suami orang ketika dia sebenarnya tahu bisa mendapatkan pria bebas yang lebih memberi ketenangan."

23. "Jika dulu budak memiliki kasta terendah, tentunya saat ini perebut laki orang lebih pantas menggantikan posisi itu."

24. "Salah satu ciri wanita tidak laku adalah menjatuhkan pilihan terakhir pada suami orang karena jika memang laku tentu akan ada pria single yang bisa mengambil hatinya."

25. "Tertawa, bangga, bahkan merasa bahagia karena sudah merebut suami orang adalah salah satu ciri bahwa kamu adalah wanita yang sudah tidak punya urat malu."

26. "Untuk orang ketiga dalam kisah cintaku, ketahuilah bahwa di balik kebahagiaanmu ada hati yang sangat terluka."

27. "Terima kasih sudah menjauhkan seseorang yang nggak baik untukku. Semoga dia nggak akan meninggalkanmu juga demi cewek lainnya."

28. "Ambil saja, aku nggak butuh orang yang bermuka dua atau yang suka menikam dari belakang."

29. "Pengkhianatan dan perselingkuhan. Aku hanya mengingatkan jika karma itu ada."

30. "Jika takdir wanita hanya menemani dari awal hingga pria capai kesuksesan kemudian ditinggalkan, maka kemungkinan wanita akan melihat pria hancur dengan pasangan barunya."

31. "Jika kamu berpikir aku membencimu, itu salah. Aku justru kasihan karena kamu terlalu cepat memutuskan untuk menyerahkan diri pada pria yang jelas-jelas tidak setia."

32. "Sesuatu yang diawali dengan kecurangan, biasanya akan membawa nasib sial pada akhirnya. Aku percaya karena sudah banyak fakta yang terlihat."

33. "Jodoh adalah cerminan dari diri kita sendiri, jika engkau bangga merebut suamiku mungkin Tuhan berusaha menunjukkan bahwa dia sama busuknya seperti kamu. Yang tentu saja tidak layak untuk terus hidup bersamaku."

34. "Kamu pun bisa menjalin cinta indah tanpa membuat hati orang lain patah. Ada banyak kesempatan manis menantimu jika kamu mau."

35. "Sadarlah, semua impian dan janji manis itu semu. Segala yang dia tawarkan padamu juga pernah diberikan kepada pasangannya saat ini."

36. "Kamu merasa tidak bisa mencapai cinta tanpa menjadi perusak hubungan orang lain, betapa menyedihkannya hal itu. Sudahilah sebelum terlambat."

37. "Jika persahabatan itu tentang berbagi. Aku kira bukan berarti aku harus berbagi pacar denganmu."

38. "Alam akan menyeleksi siapa yang benar-benar tulus dengan menjauhkan pengkhianat, dan karma akan mendatangi siapa pengkhianatnya."

39. "Kepercayaan itu bagaikan sebuah kaca. Ketika dia rusak, kamu bisa memperbaikinya kembali. Namun kamu masih bisa melihat bekas retakannya."

40. "Banyak yang beralasan untuk sekedar hiburan, namun di sisi lain bagaimana hati istrimu saat melihatmu menggoda wanita lain."

Kata-Kata untuk Pelakor yang Menyakitkan

angry-couple
ilustrasi pelakor/Keira Burton/pexels

41. "Kesuksesan pria tidak lepas dari doa istri yang sayang padanya, sebaliknya kebangkrutan pria juga bisa datang dari doa istri yang teraniaya."

42. "Pria yang mencari wanita lain setelah sukses, tidak menyadari bahwa wanita lain kemungkinan besar menjadi jalan menuju kebangkrutan."

43. "Rasanya menyedihkan saat aku sudah berusaha semaksimal mungkin untukmu. Tapi semua ternyata belum cukup."

44. "Sakitnya tertusuk tidak sebanding dengan sakitnya melihatmu selingkuh di depan mataku."

45. "Kau adalah milikku, belakangan aku sadar, ada orang lain yang berusaha mencurimu dariku."

46. "Selamat atas penghianatanmu yang sudah membuatku kecewa, dan terimakasih sudah mengingatkanku akan kesadaran tentang mu."

47. "Kamu pikir semua wanita itu tegar. Padahal menangis adalah salah satu cara untuk mengungkapkan rasa kecewa."

48. "Diamnya seorang istri bukan berarti membiarkanmu berbuat semakin menyakitiku dan semaumu, sungguh aku tak mengerti dengan jalan pikiranmu wahai suamiku."

49. "Dia yang menerima kamu saat kaya, belum tentu bertahan saat kamu miskin kembali."

50. "Aku sebenarnya selalu ada di sisimu. Sayang kamu tidak mengetahuinya. Nampaknya hatimu sudah menjadi buta."

51."Menikah itu ibadah, tapi nggak poligami juga sama istri orang."

52. "Nggak ada kata iri saat melihat kemesraan mereka, soalnya aku tahu si wanitanya itu wanita spesialis perebut suami orang."

53. "Untuk orang ketiga, ingat bahwa karma berlaku pada siapa saja."

54. "Adanya orang ketiga bukan kesalahan satu pihak. Ada dua orang pihak yang bersepakat untuk saling menerima."

55. "Jika suatu hari nanti dia direbut oleh perempuan lainnya, kamu akan tahu perasaanku sekarang."

56. "Pengkhianatan dan perselingkuhan. Aku hanya mengingatkan jika karma itu ada."

57. "Orang yang merusak kebahagiaan tidak akan pernah merasa puas dengan pencapaiannya."

58. "Saat ia memilih pergi dengan orang ketiga, maka berbahagialah karena ia bertemu dengan orang yang salah."

59. "Orang yang menyakitiku adalah orang yang sudah siap menerima kesakitan yang lebih dari kesakitanku saat direbut olehnya."

60. "Kalau kamu siap menyakiti seseorang, maka kamu juga sudah siap untuk disakiti seseorang."

61. "Jangan bangga jadi pelakor, karena suami orang memilih bukan karena cinta melainkan sebagai pelampiasan syahwat semata. Kalaupun akhirnya terus bersama, itu karena keterpaksaan pria yang sulit mengendalikan hawa nafsunya."

62. "Tidak ada pelakor yang lebih baik dari pasangan sah. Karena wanita baik-baik tidak akan merebut kebahagiaan sesama wanita."

63. "Mencari pasangan adalah hak segala bangsa. Akan tetapi tak harus merampas hak milik bangsa lain juga."

64. "Apa gunanya punya wajah menawan kalau ternyata murahan dan suka menggoda suami orang?"

65. "Daripada mengganggu suami orang, sini aku kenalkan dengan tetangga sebelah yang kebetulan seorang duda."

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela