Menjadi Relawan dan Menjelajah Berbagai Tempat Baru, Caraku Mencintai Negeri Ini

Endah Wijayanti13 Sep 2021, 07:15 WIB
Diperbarui 13 Sep 2021, 08:22 WIB
cinta indonesia dan backpacker

Fimela.com, Jakarta Punya cerita atau pengalaman tentang rasa rindu kepada kampung halaman, berbagai macam makanan khas daerahmu yang menggugah selera, hingga objek wisata yang bagai surga dunia? Atau punya cara tersendiri dalam memaknai cinta Indonesia? Pada bulan Agustus kali ini, kamu bisa membagikan semuanya dalam Lomba Share Your Stories bulan Agustus dengan tema Cinta Indonesia seperti tulisan yang dikirim oleh Sahabat Fimela ini.

***

Oleh:  Nani Suryono

Jangan tanyakan apa yang negeri ini berikan padamu, tetapi tanyakan apa yang sudah kamu berikan untuk negeri ini? Ya seperti itulah salah satu wujud kita mencintai negeri tercinta ini dengan memberikan kontribusi nyata untuk perubahan bukan sekadar menuntut hak saja.

Perkenalkan namaku Nani, aku seorang relawan dan backpacker. Sejak duduk di bangku kuliah aku sangat peduli dengan isu pendidikan, lingkungan serta pengabdian terhadap masyarakat. Saat itu pula aku menjabat sebagai Kepala Divisi Pengabdian Masyarakat di Organisasi kampus.

Program kerja kami saat itu berkenaan dengan pendidikan yaitu kita mempunyai desa binaan untuk mengajar anak-anak di pelosok yang masih minim mendapatkan fasilitas pendidikan. Serta di bidang lingkungan dan pengabdian terhadap masyarakat saat itu kami berkolaborasi dengan beberapa bidang terkait untuk mengadakan pelatihan terhadap masyarakat salah satunya dalam hal pertanian, pengolahan limbah, dan program kerja kemasyarakatan lainnya.

Aktif Mengikuti Banyak Kegiatan

Nani Suryono
Pengalamanku./Copyright Nani Suryono

Tidak berhenti sampai di sana saja tetapi ketika memasuki dunia kerja pun aku masih ingin berkontribusi terhadap negeri ini sekecil apapun hal yang bisa aku lakukan. Lalu aku bergabung di salah satu komunitas Literasi di Jakarta. Di sini banyak sekali pengalaman yang aku dapatkan serta ada rasa kebanggaan tersendiri terhadap diri ini karena setidaknya kita sudah bergerak dengan perbuatan nyata tidak hanya sebatas kata-kata saja dalam mencintai negeri ini.

Program kerja kami di komunitas literasi ini cukup banyak yang sudah aku ikuti. Beberapa kegiatan literasi kami adakan, seperti kelas menulis fiksi, happy literacy, kencan buku, mengajar di RPTRA di beberapa daerah di Jakarta, berbagi tips dan bincang komunitas di beberapa media televisi dan radio untuk lebih banyak mengedukasi lagi masyarakat terkait minat baca.

Berkolaborasi dengan komunitas lainpun sering kita adakan, salah satunya yaitu mendongeng terhadap anak-anak. Mendongeng menjadi salah satu alat komunikasi kita dengan anak-anak, karena dengan mendongeng banyak manfaatnya pada psikologi anak sehingga mereka dapat menyerap nilai, teladan serta pesan moral dari dongeng yang kita sampaikan yang dapat diterapkan dalam kehidupan anak sehari-hari. Menghidupkan mimpi, cita-cita serta harapan mereka terhadap masa depan. Dan dongeng dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan literasi atau minat baca pada anak. Tentunya bahagia sekali saat apa yang kita ceritakan bisa sampai kepada anak-anak.

Acara lain hasil kolaborasi kami, yaitu saat memperingati Hari Buku Sedunia, saat itu kami membuat gerakan membaca di Kereta Commuter Line KRL dan tahun berikutnya kita adakan lagi gerakan membaca tersebut di MRT. Gerakan ini bertujuan untuk mengkampanyekan budaya membaca kepada masyarakat diberbagai alat transportasi. Harapannya selain menumbuhkan minat baca terhadap masyarakat di mana pun mereka berada sehingga bisa memanfaatkan waktu luang dan nantinya hal ini akan menjadi habbit yang baik, karena masyarakat Indonesia masih rendah dalam hal minat bacanya.

Kecintaanku terhadap dunia pendidikan membuatku ingin berkontribusi banyak di bidang ini. Aku pun selalu menyemangati adik-adikku sendiri agar mereka semua memiliki pendidikan yang tinggi dan berkualitas. Bahkan mereka harus memiliki pendidikan yang jauh lebih baik lagi dari aku agar bangsa ini memiliki generasi penerus yang cerdas-cerdas.

Saat itu aku pun bergabung di acara beasiswa yang diadakan di Kemendikbud RI dan kita mengundang narasumber tokoh-tokoh ternama di Negeri ini. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi teman-teman serta membuka pikiran mereka untuk semangat mendapatkan beasiswa pendidikan yang mereka impikan.

Selain aktif berkontribusi di dunia pendidikan, aku pun sering bergabung mengikuti acara di komunitas lain seperti Daur Bunga. Dalam event ini jadi kita akan merangkai bunga dari bunga yang didonasikan orang-orang dari penggunaan dekor bunga setelah acara wedding mereka.

Merangkai bunga di sini dimaksudkan untuk memberikan makna kedua kepada bunga setelah selesai melaksanakan tugasnya untuk mempercantik suatu acara untuk didaur ulang menjadi hal yang bermakna lagi. Setelah menjadi rangkaian bunga cantik kembali, kita akan memberikannya kepada panti sosial, panti jompo, pasien rumah sakit dan orang-orang terdekat atau di sekeliling kita.

Karena bunga bisa memberikan aura positif dan kebahagiaan untuk semua orang, walaupun hanya dengan serangkai bunga, kita bisa tetap memberikan makna untuk sesama. Itu tadi kontribusi atau hal nyata yang bisa aku berikan untuk negeriku dengan cara menjadi relawan diberbagai bidang yang dikuasai dan diminati.

Negeri Ini Indah

childhood dan masa panen
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/chanchai+duangdoosan

Selain menjadi relawan, caraku mencintai negeri ini yaitu dengan jalan-jalan mengunjungi tempat-tempat wisata di Indonesia yang memiliki banyak keindahan serta keanekaragaman budaya, dan kulinernya yang memikat hati. Backpacking itulah namanya, karena aku suka berpetualang mengunjungi tempat baru serta aku ingin menantang diriku.

Menjadi backpacker itu menyenangkan dan tidak memerlukan budget yang banyak karena kita bisa memaksimalkan potensi yang kita miliki  baik tenaga, pikiran, maupun relasi karena kita bisa sharecost dengan teman-teman untuk mendapatkan pengalaman hidup ini dan aku ingin memanfaatkan masa mudaku untuk hal yang ingin aku lakukan dan capai. Banyak sekali hal yang kita dapatkan dari sebuah perjalanan, sambil menikmati keindahan alam negeri ini, akupun suka memperhatikan ragam budaya, bahasa warga sekitar dan mencicipi kuliner nusantara yang kaya ini.

Sebelum jalan-jalan ke luar negeri, di Indonesia banyak sekali tempat-tempat wisata yang mengagumkan yang patut dikunjungi. Laut ataupun gunung, aku menyukai keduanya. Ada rasa syukur dan kekaguman tersendiri saat berada di tempat yang begitu indah ini, Maha besar CiptaanNya dan betapa Indahnya negeriku.

Rasa lebih mencintai negerinya, ingin menjaga dan melestarikannya. Gunung Bromo serta wisata di sekitarnya merupakan salah satu tempat yang membuat aku berdecak kagum pada negeriku. Lalu ada Puncak Golden Sunrise Sikunir, Dieng Wonosobo, yaitu tempat yang memiliki sunrise terbaik se-Asia Tenggara. Sedangkan Pacitan memiliki banyak laut yang indah bahkan ada sungai Maroon yang begitu indah sekali seperti surga tersembunyi. Kalau untuk tempat kuliner, Yogyakarta tidak pernah bosan untuk menjadi tempatku kembali berkunjung. Ada ragam kuliner yang khas cita rasa nusantara yang tersedia di sana bahkan setiap tahunnya terus berkembang lebih banyak lagi.

Seperti itulah caraku memaknai cinta terhadap negeri ini. Jangan lupa hal kecil perubahan yang kita mulai dari diri sendiri akan menular ke orang lain dan lama-lama bisa mewujudkan dampak yang baik untuk negeri tercinta ini.

Serta sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan melestarikan negeri ini dengan semampu yang bisa kita lakukan. Yuk, lakukan perubahan. Sekali lagi, jangan tanyakan apa yang negeri ini berikan padamu, tetapi tanyakan apa yang kamu berikan untuk negeri ini. Dirgahayu Negeriku. Aku anak Indonesia. Aku mencintai Indonesia.

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela