Meski Pandemi, Bisnis Online Tetap Mengemali Peningkatan Penjualan

Anisha Saktian Putri23 Sep 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 23 Sep 2021, 10:00 WIB
LazMall buktikan meski pandemi belanja online tetap diminati hingga meningkatkan penjualan

Fimela.com, Jakarta Masa pandemi membuat bisnis online meningkat. Bukan hanya barang-barang penting saat pandemi, melainkan item fashion hingga makeup pun mengalami peningkatan penjualan.

Hal ini dibuktikan LazMall, kanal khusus brand-brand flagship dari Lazada, yang hadir untuk mengakomodasi  kebutuhan konsumen akan produk berkualitas dari berbagai brand lokal dan internasional ternama dengan jaminan 100% keaslian mencatat terus peningkatan traffic pengunjung yang pesat di tahun 2021. 

Data Lazada di Asia Tenggara di paruh pertama 2021 menunjukkan pelanggan baru di kanal LazMall bertumbuh  hampir dua kali lipat dari tahun ke tahun dibandingkan di periode yang sama tahun sebelumnya dengan nilai belanja konsumen di LazMall tercatat dua kali lipat lebih banyak dari rata-rata belanja konsumen di kanal lain pada platform Lazada.

Lia Kurtz, VP of FMCG Category, Lazada Indonesia mengatakan menyampaikan sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2018 hingga saat ini, di Asia Tenggara, LazMall masih menjadi kanal  terpercaya mitra brand, dalam mewujudkan strategi pengembangan bisnis online

“Hanya dalam waktu tiga tahun, LazMall berkembang dengan sangat pesat. Saat ini ada  lebih dari 32.000 mitra brand di Asia Tenggara yang bergabung di LazMall, termasuk juga brand lokal asli Indonesia. Di Indonesia sendiri, minat konsumen untuk berbelanja di LazMall juga terus meningkat,” ujar Lia dalam acara virtual Rumpi Bareng Lazada.

Bahkan, Lia mengatakan di Festival Belanja 9.9 yang lalu, Lazada mencatat pertumbuhan pembelian dua digit untuk kanal LazMall. Data tersebut memperlihatkan bahwa konsumen semakin nyaman berbelanja secara online, terutama dengan adanya platform yang memungkinkan konsumen untuk memperoleh barang dari brand favorit mereka, tanpa perlu khawatir akan kualitas maupun jaminan keaslian produk. 

Di bulan Februari 2021, Lazada juga meluncurkan LazMall Prestige, sub-kanal khusus dari LazMall, untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan produk-produk yang tergolong premium. Dan dikunjungi ratusan konsumen setiap bulannya, serta menaungi puluhan brand premium ternama yang telah dikurasi dalam tiga kategori besar, yakni kecantikan, fashion dan lifestyle.

LazMall Prestige diantaranya seperti Nike, Converse, Skechers,SKII, Lancome, Estee Lauder, MAC Cosmetics,  Shiseido, dan yang paling terbaru produk perawatan kulit premium La Mer yang memilih untuk hadir eksklusif.

Sarah Damanik, Brand Manager La Mer Indonesia mengatakan La Mer, brand kecantikan ultra premium, bulan Agustus yang lalu hadir secara eksklusif lewat kemitraan di Asia Tenggara dan tersedia di  Lazada Indonesia, serta di platform Lazada di lima negara lainnya yaitu Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand dan Filipina.

“Kami melihat potensi pasar kecantikan premium di Indonesia sangat besar, sayangnya selama ini belum sepenuhnya bisa kami jangkau karena saat ini flagship store La Mer, baru tersedia di tiga kota besar, yaitu Jakarta, Surabaya dan Bali. La Mer kini mampu menjangkau konsumen di kota-kota lain, termasuk kota-kota sekunder, seperti Banyuwangi, bahkan kami mampu menjangkau konsumen di ujung timur Indonesia, seperti Manokwari. Dengan LazMall Prestige, kami bisa memiliki eksistensi secara online sambil tetap menjaga identitas brand kami sebagai brand yang selalu memberikan pengalaman belanja yang premium,” ungkap Sarah.

Menaungi brand lokal

Rumpi Bareng Lazada
Rumpi Bareng Lazada

Tidak hanya menaungi brand internasional, namun juga menjadi wadah bagi ratusan brand lokal untuk berkembang, diantaranya Eiger dan Endless Love. Dua brand asal Kota Bandung ini juga telah sukses memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand mereka dan menjangkau konsumen dari seluruh wilayah di Indonesia tidak hanya terbatas pada area lokal mereka saja.

Jason Edward Wuysang, eCommerce General Manager Eiger mengatakan Eiger sudah berdiri sejak 1989 dengan toko pertama di Bandung. Namun kini sudah hampir 200 toko yang tersebar di seluruh Indonesia. Hingga akhirnya memutuskan di tahun 2016 mencoba peruntungan menjual barang-barang dengan ciri khas advanture di ecommerce. 

“Seiring dengan berjalannya waktu, kami memutuskan untuk masuk ke ranah digital dengan tujuan untuk memperluas pasar, terutama generasi Z yang belakangan ini kami lihat mulai menunjukkan minat akan aktivitas luar ruang dan terbukti, sejak kami bergabung dengan LazMall di tahun 2016, kami berhasil merambah pasar yang lebih luas terlepas dari gerai offline yang telah kami miliki.” ungkap Jason.

Berbeda dengan Eiger yang merambah ke pasar online setelah memiliki ratusan outlet, Endless Love brand produk bedding asal Bandung bergabung bersama Lazada sejak awal merintis usahanya, hingga akhirnya masuk ke dalam kanal LazMall setelah kian berkembang di Lazada.

“Keputusan kami memasuki ranah ecommerce merupakan sebuah strategi untuk menyiasati beberapa tantangan yang dihadapi Endless Love sebagai brand pendatang baru kala itu. Saat itu brand kami yang belum banyak dikenal, serta ada tantangan dalam distribusi barang dan mengembangkan bisnis secara online,” ujar Nanang Hidayat, Business Development Manager Endless Love.

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela