Perjuangan Kurir yang Antarkan Paket ke Pelosok Desa hingga Lewati Hutan

Baiq Nurul Nahdiat25 Sep 2021, 17:05 WIB
Diperbarui 25 Sep 2021, 17:05 WIB
Kisah Perjuangan Kurir yang Antarkan Paket Ke Pelosok Desa

Fimela.com, Jakarta Berkembangnya teknolog semakin mempermudah kita melakukan segala sesuatu, termasuk membeli barang secara online. Bahkan, belanja online kini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat kota namun juga masyarakat desa.

Kemudahan belanja online yang bisa diakses siapa saja ini, tak jarang membuat para kurir ekspedisi harus menempuh perjalanan berliku. Karena paket yang didapatkan tak selalu dikirim pada area perkotaan saja, melainkan juga ke alamat yang berada di desa sekalipun.

Bahkan, perjalanan yang ditempuh oleh kurir ekspedisi ini cukup terjal. Mulai dari tak melewati jalanan beraspal, hingga melalui jalur cukup ekstrem atau tengah hutan.

Tak sedikit para kurir yang mengeluarkan keluh kesah saat mengirim paket melalui media sosial. Seperti yang baru-baru ini beredar luas di media sosial Twitter, sebuah video yang memperlihatkan perjalanan kurir sebuah ekspedisi yang jadi sorotan netizen.

Melewati Hutan

Kisah Perjuangan Kurir yang Antarkan Paket Ke Pelosok Desa
Kisah Perjuangan Kurir yang Antarkan Paket Ke Pelosok Desa. (sumber: Twitter/kelelalay)

Melansir dari Liputan6.com, Sabtu (25/9/2021). Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @kelelalay, terlihat salah seorang kurir yang akan mengirimkan paket. Video tersebut memperlihatkan jalur terjal yang harus ditempuh menggunakan sepeda motor.

Dalam video berdurasi 1 menit 3 detik tersebut sang kurir terlihat harus menempuh jalanan tanah di tengah perkebunan bahkan hutan. Di tengah jalan, ia juga tak bisa lagi mengandalkan maps atau peta pada ponselnya sehingga lebih mengandalkan insting saat menjumpai persimpangan di tengah hutan.

Tak sampai disitu saja, dalam sebuah video lanjutan yang berdurasi 16 detik sang kurir yang diketahui bernama Holik ini bahkan harus menempuh perjalanan dengan jalan kaki. Pasalnya, rumah yang dituju berada di ujung jalan serta harus naik dan turun tangga sehingga tak bisa dilewati dengan motor. Ia juga menempuh jalanan setapak selama satu setengah jam namun belum menemukan adanya tanda-tanda kehidupan ataupun seseorang yang lewat.

Mencuri Perhatian Warganet

Kisah Perjuangan Kurir yang Antarkan Paket Ke Pelosok Desa
Kisah Perjuangan Kurir yang Antarkan Paket Ke Pelosok Desa. (sumber: Twitter/kelelalay)

Beredarnya video keluh kesah serta perjuangan kurir ekspedisi saat mengirim paket ini pun curi perhatian warganet. Bahkan, tak sedikit pula netizen yang memberikan apresiasi dan dukungan. Namun, beberapa warganet yang pernah bekerja sebagai kurir pengantar paket juga turut menceritakan pengalaman serupa yang membutuhkan perjuangan saat mengirimkan barang.

"Pas udh ketemu sama si pembeli, mas nya langsung bilang "nanti lagi jngn belanja online ya saya cape" sekian terima cash" tulis akun @id_tmn

"Pulang2 lngsung mandi luluran ngilangin daki2 habis downhillWajah menangis kencangWajah menangis kencang hormat suhu akang kurir" ujar akun @wanjipyeongg_

"pulang nganter paketan jadi kalolo downhill" tulis akun @mrsyhm__

"kurang lebih sama, maka hargailah kurir yang telah mengantarkan paket kalian sampai rumah" tulis akun @depthonemiles.

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela