5 Penyebab Déjà vu yang Sering Kamu Alami

Vania Al kautsar22 Nov 2021, 15:15 WIB
Diperbarui 22 Nov 2021, 15:21 WIB
Deja vu-Vania

Fimela.com, Jakarta Déjà vu merupakan gambaran sensai yang mungkin pernah kamu alami, bahkan ketika kamu tidak pernah mengalami sesuatu. Mungkin kamu akan merasakan sedikit bingung dan bertanya-tanya apa yang terjadi.

Contohnya, ketika kamu pergi ke Jakarta untuk pertama kalinya. Namun kamu belum pernah melakukan hal tersebut, dan tiba-tiba kamu merasa bahwa pernah ke Jakarta sebelumnya. Dengan tempat dan keadaan yang persis kamu alami.

Meskipun begitu kamu tidak perlu khawatir. Déjà vu tidak akan menjadi masalah kesehatan. Selain itu déjà vu juga dapat terjadi bada orang dewasa. Berikut beberapa penyebab mendadar mengenai déjà vu yang pernah kamu alami:

1. Persepsi

Mendadak Pusing Hingga Menyebabkan Pingsan
Ilustrasi Pusing dan Sakit Kepala Credit: pexels.com/pixabay

Teori persepsi terbelah menunjukkan bahwa déjà vu dapat terjadi ketika kamu melihat sesuatu pada dua waktu yang berbeda. Otak kamu akan mulai membentuk memori tentang apa yang kamu lihat bahkan dengan jumlah informasi terbatas yang didapatkan dari pandangan sekilas yang tidak lengkap.

2. Kerusakan Sirkuti Otak Kecil

Selanjutnya teori lain yang menunjukkan déjà vu terjadi ketika otak bermasalah. Sehingga untuk berbicara dan mengalami kerusakan akan terjadi selama serangan epilepsi.

Ketika otak menyerap informasi biasanya akan mengikuti jalur tertentu dari penyimpangan memori jangka pendek ke penyimpanana memori jangka panjang.

3. Ingatan Memori

zodiak perempuan
ilustrasi perempuan bahagia/copyright by Dari metamorworks (Shutterstock)

Beberapa ahli mengatakan bahwa déjà vu dapat berkaitan dengan cara memproses dan mengingat ingatan. Selain itu déjà vu juga dapat menjadi respons terhadap suatu peristiwa yang menyerupai sesuatu yang kamu alami namun tidak ingat.

4. Gangguguan dalam Matriks

Beberapa pasien epilepsi akan mengawali déjà vu pada awal terjadinya kejang. Kejang epileptic akan dipicu oleh perubahan aktivitas listrik pada neuron dalam daerah fokal otak. Gangguan fungsi kerja neuron juga dapat menyebar ke seluruh bagian otak.

5. Pernah di Tempat Sama Sebelumnya

perempuan bahagia
ilustrasi tertawa di taman bunga/Phinnasan/Shutterstock

beberapa penelitian percaya bahwa déjà vu dapat dipicu ketika kamu pernah memasuki ruangan tersebut di masa lalu. Penelitian menguji teori tersebut dalam penelitian 2009 yang diterbitkan dalam jurnal Psychonomic Bulletin & Review. Para peneliti menyimpulkan bahwa mungkin ada hubungan antara déjà vu dan masalah tersebut.

Nah itulah beberapa penyebab déjà vu yang mungkin pernah kamu alami. Namun kamu jangan khawatir karena déjà vu jarang dikaitkan dengan masalah kesehatan. Beberap orang juga pernah mengalami déjà vu ketika ia berada disuatu ruangan atau tempat.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela