7 Penyebab Kucing Bersin yang Perlu Kamu Ketahui

Vania Al kautsar03 Des 2021, 13:08 WIB
Diperbarui 03 Des 2021, 13:14 WIB
Kucing - Vania

Fimela.com, Jakarta Pernah melihat anak kucing bersin atau mengernyitkan hidungnya, kemudian mengeluarkan suara lucu? Kedengarannya seperti “Pfft!” kemudain disertai dengan beberapa tetesan.

Kita biasanya akan mengalami bersin untuk alasan yang tampaknya tidak jelas. Seperti yang anda bayangkan, jika kucing kamu bersin sesekali dan melakukan aktivitas normal, mungkin kamu tidak khawatir. Akan tetapi jika kucing kamu bersin lebih dari sekali dan disertai darah atau lendir, dan mengeluarkan cairan yang bersamaan dari matanya serta batuk.

Hal ini mungkin menjadi salah satu tanda masalah yang lebih signifikan. Kucing yang sakit tentu membuat kita khawatir, untuk itu kamu perlu tahu penyebab kucing bersin. Berikut di bawah ini beberapa penyebab kucing bersin:

1. Gelitik atau Geli

Kucing - Vania
Ilustrasi Kucing/https://unsplash.com/Loan

Hal ini biasanya menjadi salah satu penyebab paling umum jika kucing kamu bersin. Gelitik sederhana di hidung kucing, sepertinya terdapat sedikit debu atau iritasi bahan kimia, yang dapat menyebabkan bersin reflektif.

2. Infeksi Sauran Pernafasan

Penyebab umum kucing bersin lainnya, juga sering dikaitkan dengan infeksi pernafasan yang terkena virus. Berikut beberapa kemungkinan penyakit menular:

  • Virus herves.
  • Virus cacili.
  • Infeksi klamidia.
  • Infeksi bakteri seperti Mycoplasma.
  • Infeksi jamur yang jarang terlihat.

Infeksi saluran pernafasan akibat virus juga dapat disertai dengan batuk dan keluar air mata yang berlebihan atau keluarnya cairan yang terkumpul di mata.

3. Iritasi Kimia

Kucing - Vania
Ilustrasi Kucing/https://unsplash.com/Amber Kipp

Terkadang bau berbahaya atau asap kimia yang terkait dengan berbagai pelarut dapat menyebabkan peradangan pada selaput hidung dan sinus. Bersin merupakan cara tubuh membersihkan iritasi tersebut. Beberapa kucing juga sensitif terhadap asap tebakau yang dihirup, parfum, dan berbagai bahan kimia.

4. Benda Asing

Benda asing yang menyangkut di hidung seperti rumput maupun benda kecil lainnya yang dapat masuk ke rongga hidung. Hal ini akan mengakibatkan iritasi, jika benda tersebut tidak dikeluarkan maka akan membuat kucing infeksi hidung.

5. Penyakit Gigi

Selanjutnya adalah penyakit gigi yang dapat menyebabkan bersin terutama yang melibatkan infeksi akar gigi. Infeksi pada gigi kucing dapat memungkinkan bakteri terbentuk di sinus hidung yang mengakibatkan peradangan dan bersin.

6. Alergi terhadap Serbuk Sari

Kucing-Vania
Ilustrasi Kucing/https://www.shutterstock.com/KDdesignphoto

Selanjutnya alergi serbuk sari juga jauh lebih jarang terjadi pada kucing daripada pada manusia, namun hal ini biasanya jarang terjadi pada kucing.

7. Vaksinasi

Vaksin yang melawan infeksi pernapasan sering menyebabkan bersin selama beberapa hari setelah diberikan. Bersin umumnya akan berlangsung selama beberapa hari dan hilang dengan sendirinya, serta tidak memerlukan perawatan.

Jika kucing kamu hanya bersin sesekali umunya tidak memerlukan perawatan yang intensif. Namun jika kucing kamu memiliki gejala lain seperti keluarnya cairan dari hidung dan mata, adanya darah atau lendir di hidung, penurunan aktivitas atrau kehilangan nafsu makan. Maka kamu harus memeriksa kucing ke dokter hewan untuk memberikan perawatan yang serius.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela