5 Cara Tegarkan Diri dan Keluar dari Hidup yang Stagnan

Endah Wijayanti06 Mei 2022, 11:15 WIB
Diperbarui 06 Mei 2022, 11:15 WIB
perempuan dan yang menguatkan diri lagi

Fimela.com, Jakarta Merasa hidupmu sedang stagnan? Merasa hidupmu seakan berhenti dan hanya jalan di tempat? Atau bahkan rasanya hidup tidak mengalami perkembangan atau kemajuan sama sekali? Saat kita merasa hidup sudah stagnan, kadang kita jadi kehilangan harapan dan motivasi untuk melangkah ke depan.

Hanya saja hidup ini tak ubahnya perjalanan untuk terus bertumbuh. Kita tetap perlu menjalani hidup ini dengan lebih baik dari waktu ke waktu. Untuk bisa kembali tegar dan bisa keluar dari hidup yang stagnan, ada sejumlah cara dan langkah sederhana yang bisa dicoba.

1. Sadari bahwa Kamu Tidak Sendiri

surat ayah dan cinta pertamanya
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Setiap orang pernah mengalami hidup yang stagnan di titik tertentu dalam hidupnya. Jadi, sadari bahwa kamu bukan satu-satunya orang yang mengalami hidup yang stagnan. Menyadari bahwa kita tidak sendirian akan membuat kita merasa bisa lebih mudah menghadapi situasi yang ada saat ini. Terima situasi yang ada saat ini lebih dulu, lalu katakan bahwa ini tak apa. Sehingga, kita bisa lebih fokus menata langkah yang lebih baik ke depannya.

2. Temukan Sumber Inspirasimu

surat ayah dan tanpa hadirmu
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Melansir lamana Lifehack.org, kondisi stagnan bisa disebabkan karena sudah tidak ada lagi hal yang membuat kita bersemangat untuk bertindak atau melakukan sesuatu. Kalau kita terbiasa tidak memiliki target atau tujuan, kita rentan mengalami hidup yang stagnan. Maka, untuk bisa keluar dari situasi stagnan, cobalah untuk mencari sumber inspirasi yang baru. Sehingga kita bisa memiliki motivasi baru untuk melakukan hal-hal baru.

 

3. Ambil Jeda untuk Istirahat

surat ayah dan kehebatannya
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Kapan terakhir kalinya beristirahat? Kalau sudah lama tidak pernah istirahat, maka ini waktu yang tepat untuk beristirahat. Bisa jadi hidup yang stagnan disebabkan oleh rutinitas atau kesibukan kita yang terlalu padat dan penuh tekanan. Sehingga muncul rasa bosan dan jenuh yang membuat kita tidak nyaman. Kalau situasinya seperti ini, kita perlu istirahat sejenak untuk kembali mengumpulkan energi dan tenaga agar bisa kembali melangkah ke depan.

4. Hadirkan Variasi di Rutinitas

surat ayah dan membuat bapak bangga
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Berada di situasi yang sama, melakukan hal yang sama terus menerus, atau bertemu dengan orang yang itu-itu saja bisa membuat kita merasa stagnan. Maka, kita perlu menghadirkan variasi baru di rutinitas kita. Sekadar membuat variasi baru dalam menu sarapan pun bisa menghadirkan warna baru dalam keseharian dan rutinitas.

 

 

5. Hadirkan Keberanian untuk Mencoba Hal Baru

surat ayah dan belajar memaafkan 2
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Tak perlu menuntut diri sendiri melakukan segala sesuatunya serba sempurna. Memiliki keberanian untuk mencoba hal baru sudah menjadi hal yang istimewa. Intinya, kalau hidup mulai terasa stagnan, anggap saja ini sebagai sinyal untuk mencoba hal baru atau membuat perubahan baru dalam hidup.

Semoga kamu bisa menemukan warna baru dalam hidupmu, ya. Semoga hatimu senantiasa dikuatkan untuk bisa melangkah ke depan menyambut berbagai pengalaman hingga perubahan yang lebih baik lagi.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela