Menyandang Gelar Doktor, Taylor Swift Bagikan Cara untuk Lebih Mencintai Diri

Fimela Reporter21 Mei 2022, 08:35 WIB
Diperbarui 21 Mei 2022, 08:41 WIB
Tampilan Perdana Taylor Swift Pakai Toga di Wisuda NYU, Raih Gelar Doktor Kehormatan

Fimela.com, Jakarta Pada tanggal 18 Mei 2022, penyanyi papan atas Taylor Swift menerima gelar Doctor of Fine Arts dari New York University. Gelar ini merupakan gelar kehormatan disematkan bagi mereka yang memberikan kontribusi besar dalam bidang seni kepada masyarakat. Taylor Swift memiliki segudang karya seni yang ia ekspresikan dalam bentuk lagu yang hidup dan tinggal dalam masyarakat.

Dalam pidato pengukuhan Dokter di New York University itulah, Taylor Swift membagikan beberapa life-hack yang dapat didengar dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Cobalah untuk Membuat Prioritas

Tampilan Perdana Taylor Swift Pakai Toga di Wisuda NYU, Raih Gelar Doktor Kehormatan
Raih gelar doktor kehormatan, lihat penampilan perdana Taylor Swift kenakan toga di momen wisuda New York University (NYU). (Instagram/taylornation).

Yang pertama Taylor Swift menyatakan bahwa hidup itu berat, terlebih jika kamu mencoba untuk mengangkatnya secara sekaligus. Untuk dapat dewasa beralih ke babak baru dalam kehidupanmu, adalah tentang menangkap dan melepaskan. Yang maksudnya adalah kita harus memilah apa yang harus disimpan dan dilepaskan. Kamu tidak bisa membawa semuanya dalam melangkah. Semua dendam, informasi baru tentang mantan kamu, semua promosi yang didapatkan pembully waktu kamu sekolah. 

Kamu harus memutuskan apa yang menjadi milikmu dan tinggalkan sisanya. Seringkali hal-hal baik yang ada dalam dirimu lebih ringan daripada yang buruk sehingga lebih banyak ruang bagi hal-hal baik tersebut. Hubungan yang toxic dapat lebih membebani dibandingkan berbagai kesenangan indah yang sederhana. Kamu dapat memilih penggunaan waktu dan tempatmu untuk yang mana. Jadilah cerdas.

 

Berdampingan dengan Rasa Malu

Tampilan Perdana Taylor Swift Pakai Toga di Wisuda NYU, Raih Gelar Doktor Kehormatan
Raih gelar doktor kehormatan, lihat penampilan perdana Taylor Swift kenakan toga di momen wisuda New York University (NYU). (Instagram/enews).

Yang kedua, belajarlah hidup berdampingan dengan rasa cringe (melihat sesuatu yang membuat gugup, malu, ketinggalan zaman, norak, berlebihan, takut). Tidak peduli seberapa keras kamu mencoba untuk menghindari rasa cringe tersebut, kamu akan melihat kembali hidupmu dan merasa cringe secara retrospektif. Rasa cringe tidak bisa dihindari seumur hidup. Bahkan istilah cringe sendiri suatu saat nanti mungkin akan dianggap cringe. Kamu mungkin saat ini sedang melakukan atau memakai sesuatu yang jika kamu lihat kembali suatu saat nanti akan merasa memuakan dan lucu. 

Taylor Swift juga menyatakan bahwa sekarang ketika sudah menentukan jalan hidupmu sendiri. Setiap pilihan yang kamu buat akan mengarah ke pilihan berikutnya, dan mengarah ke pilihan berikutnya. Terkadang sulit untuk mengetahui jalan mana yang harus diambil. Akan ada saat-saat dalam hidup ketika kamu harus berdiri dan membela diri sendiri. Waktu dimana hal yang tepat adalah mundur dan meminta maaf. Waktu dimana kamu harus berjuang, waktu dimana kamu harus berbalik dan lari. Waktu dimana kamu harus bertahan dengan semua yang kamu miliki dan waktu untuk melepaskan dengan ikhlas.

Terkadang hal yang benar untuk dilakukan adalah membuang pola pikir lama untuk dapat maju dan berubah. Terkadang juga hal yang tepat adalah mendengarkan nasihat dari mereka yang sudah berpengalaman. Bagaimana kamu tahu apa pilihan yang tepat pada saat-saat penting tersebut? Kamu tidak akan tahu.

Hal yang perlu kamu ketahui adalah kita hidup dengan insting, intuisi, keinginan, ketakutan, bekas luka, dan impian kita. Kadang kita akan mengacaukannya, bagaimanapun hal hal sulit pasti terjadi dalam hidup kita. Namun karenanya kita akan pulih, akan belajar darinya, dan akan tumbuh lebih tangguh lagi.

Ditulis oleh: Cantika Indah Santosa

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela