Sukses

Lifestyle

4 Hal yang Harus Dilakukan untuk Menjaga Kesehatan Mental Setelah di-PHK

Fimela.com, Jakarta Pemutusan Hubungan Kerja alias PHK menjadi situasi yang paling dihindari oleh semua karyawan di perusahaan manapun. Namun sayangnya, pandemi COVID-19 membuat perusahaan terpaksa melakukan PHK massal terhadap karyawannya.

Kondisi ini tentu akan membuat setiap stres karena sumber pemasukan terhenti seketika akibat PHK. Belum lagi jika ternyata ada keluarga yang biaya hidupnya pun juga ikut ditanggung.

Seorang psikiater Dr. Anisha Patel-Dunn dan terapis Naiylah Warren memiliki nasihat untuk kamu dalam menjaga kesehatan mental setelah di PHK.

 

1. Cobalah untuk tidak menginternalisasi

Diberhentikan dari pekerjaan bisa sangat stres dan berdampak pada kesehatan mental. Penting untuk mengakui dan menghormati setiap perasaan yang mungkin muncul dan mengingatkan diri bahwa kita tidak sendiri. Ketika berada di situasi tidak mengenakkan seperti ini, penting untuk kita untuk tidak menginternalisasi dan merasa kita tidak cukup.

 

2. Mengurangi kelonggaran diri

Kejadian seperti ini dapat memengaruhi hidup kita dengan berbagai cara. Termasuk dalam caramu menjalani rutinitas sehari-hari. Tanpa bekerja mungkin kebanyakan orang merasa kebingungan harus melakukan apa-apa dan berakhir dengan tidak melakukan apa-apa.

Dr. Patel-Dunn merekomendasikan untuk memikirkan jenis rutinitas apa yang paling bermanfaat saat kamu melihat fase berikutnya. Ia pun menekankan bahwa mereka yang di-PHK untuk tidak keluar dari rutinitas yang sudah terbentuk. Seperti menjaga jadwal tidur yang teratur, makan makanan yang seimbang, dan menggerakkan tubuh.

 

3. Hindari berpikir secara mutlak

Kemungkinan besar pikiranmu akan menerawang ke jutaan arah yang berbeda setelah PHK. Ada beberapa fase yang menurut Warren perlu dihindari, seperti ungkapan bahwa kamu tidak akan menemukan pekerjaan lain atau merasa memang kamu tidak pernah memenuhi syarat untuk pekerjaan ini. Jadi, kurangi selk talk yang negatif.

 

4. Temukan support system yang tepat

Pastikan untuk bisa berbagi perasaan dengan orang yang membuatmu merasa aman. Selain itu, luangkan waktu untuk berduka. Kehilangan pekerjaan dapat menimbulkan perasaan sedih, marah, bahkan rendah diri. Mencari orang-orang yang mengalami nasib serupa akan membuatmu merasa mendapat dukungan dan termotivasi.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading