Sukses

Lifestyle

4 Tips Memiliki Gaya Hidup Sehat untuk Menurunkan Kolesterol

Fimela.com, Jakarta Kolesterol tinggi  dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan serangan jantung. Mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat membantu menurunkan kolesterol. Namun jika Sahabat Fimela lebih suka melakukan perubahan gaya hidup sehat terlebih dahulu untuk menurunkan kolesterol, cobalah lima perubahan sehat berikut. Penasaran, apa saja? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Konsumsi Makanan yang Sehat Bagi Jantung

Beberapa perubahan dalam pola makan dapat mengurangi kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung misalnya seperti mengurangi lemak jenuh. Lemak jenuh, terutama ditemukan pada daging merah dan produk susu berlemak, dapat meningkatkan kolesterol. Mengurangi konsumsi lemak jenuh dapat mengurangi kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat.

Konsumsi makanan yang kaya asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 tidak mempengaruhi kolesterol LDL. Kandungan omega-3 mempunyai manfaat lain yang menyehatkan jantung, termasuk menurunkan tekanan darah. Makanan dengan asam lemak omega-3 termasuk salmon, makarel, herring, walnut, dan biji rami.

Konsumsi makanan yang memiliki serat larut seperti oatmeal, kacang merah, kubis brussel, apel dan buah pir. Serat larut dipercaya dapat mengurangi penyerapan kolestereol ke dalam aliran darah.

2. Olahraga

Olahraga dapat menurunkan kadar koleterol dalam tubuh. Aktivitas fisik sedang dapat membantu menurunkan kolesterol high-density lipoprotein (HDL), yang merupakan kolesterol "baik". Jika dokter mengizinkan, lakukan olahraga minimal 30 menit lima kali dalam seminggu atau aktivitas aerobik berat selama 20 menit tiga kali seminggu.

Menambahkan aktivitas fisik, meski dalam interval pendek beberapa kali sehari, dapat membantu Sahabat Fimela mulai menurunkan berat badan. Pertimbangkan untuk melakukan olahraga seperti berjalan cepat setiap hari selama jam makan siang, atau mengendarai sepeda ke tempat kerja.

3. Berhenti Merokok

Berhenti merokok meningkatkan kadar kolesterol HDL. Dalam waktu 20 menit setelah berhenti, tekanan darah dan detak jantung pulih dari lonjakan akibat rokok. Dalam waktu tiga bulan setelah berhenti, sirkulasi darah dan fungsi paru-paru mulai membaik. Dalam waktu satu tahun setelah berhenti merokok, risiko terkena penyakit jantung berkurang setengah dari risiko seorang perokok.

4. Menurunkan Berat Badan

Berat badan berlebih bahkan beberapa kilogram pun berkontribusi terhadap kolesterol tinggi. Perubahan kecil bertambah. Jika kamu minum minuman manis, gantilah dengan air purih. Kurangi konsumsi makanan atau minuman manis.

Carilah cara untuk memasukkan lebih banyak aktivitas ke dalam rutinitas harian, seperti menggunakan tangga daripada naik lift atau parkir jauh dari kantor. Jalan-jalan saat istirahat kerja. Cobalah untuk memperbanyak aktivitas berdiri, seperti memasak atau mengerjakan pekerjaan pekarangan.

Well, tetap jaga kesehatan dengan melakukan gaya hidup sehat ya, Sahabat Fimela! Semoga informasi ini bermanfaat. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading