Sukses

Lifestyle

5 Cara Agar Tidur Cepat Lelap, Mudah Dilakukan

Fimela.com, Jakarta Tubuh membutuhkan tidur yang berkualitas untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Kualitas tidur yang cukup akan membuat tubuh merasa segar dan siap menghadapi hari. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa tubuh mendapatkan durasi tidur malam yang mencukupi, yakni 7-8 jam setiap harinya.

Namun, sulitnya tidur bisa mengganggu kualitas tidur seseorang, seperti yang terjadi pada insomnia atau kesulitan tidur. Tubuh yang memerlukan waktu lama bahkan berjam-jam untuk tertidur bisa mengakibatkan kurangnya waktu tidur yang optimal.

Untuk itu, beberapa teknik seperti PMR, guided imagery, dan mandi air hangat dapat dicoba untuk membantu tubuh agar lebih cepat tertidur. DIbawah ini Informasinya, ditulis pada Jumat, 25 April 2024.

1. Praktikkan Metode Progressive Muscle Relaxation (PMR)

Metode PMR ini fokus pada penggunaan latihan pernapasan serta relaksasi otot untuk mengurangi tingkat stres tubuh. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti:

  1. Carilah posisi yang nyaman dan berbaringlah di tempat tidur.
  2. Selanjutnya, lakukanlah pernapasan dalam secara perlahan sambil menutup mata.
  3. Setelah itu, tegangkan dan rilekskan otot-otot tubuh secara berurutan, dimulai dari wajah hingga ujung kaki.
  4. Tahan tegangan pada otot-otot tersebut selama 5 detik, kemudian rilekskan selama 10 detik.
  5. Terapkan metode ini secara bertahap dan ulang hingga tubuh merasa tertidur dengan sendirinya.

2. Metode Guided Imagery

Teknik visualisasi terpandu ialah pendekatan latihan tidur yang melibatkan proses membayangkan objek, suasana, atau situasi yang mampu merangsang relaksasi tubuh. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Mulailah dengan menemukan posisi nyaman di atas kasur, kemudian berbaringlah.
  2. Lakukan beberapa tarikan napas dalam-dalam, sambil berupaya untuk fokus pada menciptakan keadaan relaksasi tubuh.
  3. Selanjutnya, bayangkan diri Anda berada dalam suasana yang damai dan menyenangkan, seperti menikmati pemandangan indah dari puncak gunung.
  4. Perhatikan dengan seksama detail-detail dalam situasi yang menenangkan tersebut.
  5. Teruslah melanjutkan proses ini hingga tubuh sepenuhnya larut dalam alam bawah sadar karena telah terlelap.

3. Lakukan Teknik Pernapasan 4-7-8

Metode pernapasan 4-7-8 mungkin menjadi teknik tidur yang paling sederhana untuk dilakukan dengan cepat. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Mulailah dengan mengambil posisi tidur yang nyaman, kemudian tutuplah mata Anda.
  2. Buka bibir sedikit sehingga terdengar suara seperti mendesis (suara yang dihasilkan saat menghembuskan napas).
  3. Tutup bibir Anda dan tarik napas perlahan-lahan melalui hidung selama 4 detik.
  4. Setelah itu, tahan napas Anda selama 7 detik, dan hembuskan napas selama 8 detik melalui mulut sampai terdengar seperti mendesis.
  5. Ulangi langkah-langkah ini sebanyak empat kali hingga tubuh Anda merasa lebih rileks dan Anda mulai terlelap.

4. Mandi Air Hangat sebelum Tidur

Mandi dengan air hangat diyakini dapat membantu tidur lebih cepat. Fenomena ini karena suhu air yang hangat memberikan rasa tenang pada tubuh, memungkinkannya untuk meraih tidur dengan cepat dan lebih lelap.

5. Biasakan Tidur di Jam yang Sama

Untuk bisa tidur dengan cepat, penting untuk membentuk kebiasaan yang baik. Tentukan waktu yang tepat untuk beristirahat di malam hari, dan lakukan tidur pada waktu yang sama setiap harinya. Dengan konsistensi ini, tubuh akan secara perlahan terbiasa dan mengetahui kapan saat yang tepat untuk tertidur.

Apa Manfaat dari Tidur?

Ketika kita sedang tidur, tubuh berperan aktif dalam mengendalikan berbagai fungsi. Pada masa tidur, otak berusaha memadukan ingatan, mengatur emosi, dan memperbaiki kerusakan pada jaringan tubuh.

Tidur yang Baik Itu Jam Berapa?

Ia menguraikan bahwa untuk orang dewasa yang berusia 50 tahun ke atas, waktu tidur yang ideal adalah antara pukul 21.00 hingga 22.00 setiap malam.

Mengapa Tidur Harus 7 8 Jam?

Orang yang tidur lebih dari 8 atau 9 jam mengalami peningkatan risiko kematian dini sebesar 30 persen. Peneliti juga melaporkan bahwa orang yang memotong durasi tidurnya dari 7 hingga 8 jam menjadi kurang dari 7 jam memiliki risiko kematian yang lebih tinggi dari berbagai penyebab.

Apa Faktor yang Menyebabkan Susah Tidur?

Beradaptasi dengan lingkungan baru, jet lag, stres, konsumsi obat-obatan tertentu.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading