Usai Kejadian Tsunami, Rossa Jadi Khawatir Nyanyi di Pinggir Pantai

Syifa Ismalia26 Des 2018, 10:24 WIB
[Bintang] Rossa

Fimela.com, Jakarta Penyanyi Rossa mengaku khawatir jika mendapat tawaran bernyanyi di pinggir pantai, usai bencana tsunami di Tanjung Lesung yang menimpa grup band Seventeen. Meski begitu Rossa menyadari bahwa bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.

"Pasti (jadi khawatir). Tapi kita bisa apa? Yang pasti imbauan jangan main di dekat pantai juga ya," kata Rossa saat ditemui saat latihan nyanyi untuk malam tahun baru, di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2018).

[Bintang] Rossa
Rossa (Nurwahyunan/Fimela.com)

Rossa sendiri mengaku untuk saat ini dirinya belum menerima tawaran bernyanyi yang berlokasi di dekat pantai. Meski begitu dirinya pernah menghibur para penggemar di dekat pantai. "Untuk saat ini kebetulan aku gak ada jadwal manggung di pinggir pantai. Akhir-akhir ini lebih banyak di hotel, nggak capek juga. Tapi aku pernah di Ancol beberapa tahun lalu sih," tutur pelantun Pudar itu.

Terkait hal tersebut, Rossa menyadari bahwa musibah seperti itu memang tidak bisa diprediksi dan dihindari. Baginya, berdoa dan terus meminta perlindungan Yang Kuasa jadi hal terpenting yang selalu dilakukannya di mana saja. "Kita gak tahu juga ya, kondisi enak gak ada hujan atau apa-apa. Musibah dari Allah nggak bisa dihindari juga. Kita yang penting berdoa saja," tutup Rossa.

Rossa Belasungkawa pada Seventeen

[Fimela] Rossa
Rossa (Adrian Putra/Fimela.com)

Anggota band Seventeen merupakan salah satu korban tsunami di Tanjung Lesung, dalam kesempatan ini Rossa pun menyampaikan belasungkawanya. "Nggak tahu musibah dan ajal, yang jelas amat berduka cita yang mendalam atas yang terjadi, apalagi mereka mencari nafkah," ujarnya.

Bersama musisi lainnya, Rossa menyampaikan niat baik mereka untuk mendonasikan sebagian uang untuk membantu para korban tsunami Tanjung Lesung. Ia pun mengajak siapa saja untuk turut membantu para korban tsunami yang kini tengah kesusahan. "Teman-teman Hara sudah mulai menggalakan donasi. Kadang-kadang kita sumbang Rp 5.000 kalo yang nyumbang banyak bisa (dapat) banyak juga. Ini kan duka bersama. Ayolah kita menyisihkan sedikit," tuturnya.

Lanjutkan Membaca ↓