Film Generasi 90-an: Melankolia Rangkum Lagu Milik 3 Band Papan Atas

Rivan Yuristiawan16 Sep 2019, 06:45 WIB
[Bintang] Angga Dwimas Sasongko

Fimela.com, Jakarta Lagu milik tiga superband tanah air yaitu Padi, Sheila on 7, dan Dewa 19 menjadi inspirasi sebuah film layar lebar. Berjudul Generasi 90-an: Melankolia, film produksi Visinema Pictures itu mengangkat tiga karakternya dari lagu milik grup band tersebut.

Sephia (lagu Sheila on 7), Kirana (lagu Dewa 19), dan Indah (lagu Begitu Indah milik Padi) menjadi inspirasi sebuah cerita yang digarap oleh Irfan Ramli sebagai sutradara.

[Fimela] Film NKCTHI
Angga Dwimas Sasongko, sutradara film NKCTHI. (Muhammad Akrom Sukarya/Kapanlagi.com)

"Kita kerjasama dengan tiga superband Indonesia yang sampai saat ini belum ada lagi yang seperti mereka, yaitu Dewa 19, Padi, dan Sheila on 7," kata Angga Dwimas Sasongko selaku eksekutif produser Visinema Pictures saat konferensi pers di kantornya, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Angga Dwimas Sasongko juga menyebut film Generasi 90an: Melankolia merupakan project eksperimental. Selain dari tiga lagu milik tiga grup band papan atas, cerita yang dibangun pun memasukan unsur-unsur yang ada di buku karya Marcella FP.

"Kami akan bawa dunianya dari buku. Ada fashion, musik, hoby, dan lain-lain akan ada di film, akan jadi konsep visual film ini. Nah kami akan kedepankan tentang musik," paparnya kemudian.

[Bintang] Angga Dwimas Sasongko
XYZ Day 2018 (Adrian Putra/bintang.com)

Sederet pemain lintas generasi pun sudah disiapkan pihak Visinema Pictures untuk film tersebut. Tiga tokoh utama dalam film diperankan oleh Taskya Namya sebagai Sephia, Aghniny Haque sebagai Indah, dan Jennifer Coppen sebagai Kirana.

Disamping mereka bertiga, nama-nama lain yang juga turut terlibat di dalamnya antara lain Gunawan, Amara, dan Frans Mohede. Film Generasi 90an: Melankolia sendiri baru akan memulai proses syuting pada Oktober 2019 ini. Sedianya, film tersebut akan siap tayang di bioskop tahun 2020 mendatang.

"Mudah-mudahan penonton Indonesia bisa mendapatkan sebuah cerita dan cinema experience yang berbeda dari film kami sebelumnya," pungkas Angga Dwimas Sasongko.