Merasa Tak Cukup Ilmu, Deva Mahenra Diminta Jadi Ustaz

Rivan Yuristiawan14 Okt 2019, 19:45 WIB
Deva Mahenra

Fimela.com, Jakarta Aktor Deva Mahenra mendapat tantangan baru dalam kariernya di industri perfilman tanah air. Dalam film 99 Nama Cinta, Deva didapuk menjadi seorang ustaz gaul yang memiliki pengetahuan luas tentang ilmu agama.

Tak ayal, perannya sebagai Gus Kiblat dalam film produksi MNC Pictures itu sempat membuatnya minder. Pasalnya, Deva mengakui pengetahuannya soal ilmu agama sangat minim.

"Canggung ya pasti lah. Karena bagaimanapun saya tahu banget untuk pengetahuan agama saya masih kurang banget, saya masih belajar. Bahkan di level saya sama santri pun mereka mungkin lebih paham," ucap Deva Mahenra saat peluncuran poster dan trailet film 99 Nama Cinta, Kamis (10/10/2019).

Ditantang Mengaji

Deva Mahenra
Selain menjadi publik figur, Deva Mahenra juga membuka usaha coffee shop, Inilah potret Deva Mahenra saat meracik kopi. (Liputan6.com/IG/devamahenra)

Tak hanya sebagai ustaz yang memiliki pengetahuan agama luas, di film yang skenarionya ditulis oleh Garin Nugroho itu Deva juga dituntut untuk mahir melafalkan ayat suci Al Quran.

Maka dari itu, ia pun mengaku harus belajar ekstra agar cara pelafalannya bisa memenuhi standar seorang ustaz.

"Saya diminta secara dadakan on the spot mengaji, itu menjadi sebuah tantangan yang nggak main-main karena di depan saya ini saya anggap adalah orang yang benar-benar paham. Cukup deg-degan. Kalau adegan yang lain kayak suruh lompat, salto, okelah tapi kalau pengetahuan agama saya masih belajar," paparnya.

Cari Referensi Ustaz

[Fimela] Deva Mahenra
Deva Mahenra. (Deki Prayoga/Fimela.com)

Yang kemudian menjadi tantangan berikutnya bagi Deva Mahenra atas perannya sebagai Gus Kiblat adalah mencari referensi sosok seorang ustaz. Untuk hal tersebut, Deva mengaku tak memiliki acuan khusus yang ia tiru gerak-geriknya.

"Referensi banyak sih, tapi yang paling penting adalah kita menciptakan Gus Kiblat, ini tokohnya fiktif, sebisa mungkin kita create yang baru tanpa ada acuan Gus Gus tertentu. Takutnya justru kalau kita terlalu melihat dengan satu Gus tertentu diartikannya keliru," pungkas Deva Mahenra. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓