Atiqah Hasiholan Unjuk Kepedulian Terhadap Isu HIV/AIDS Lewat Film Pendek

Rivan Yuristiawan11 Des 2019, 14:45 WIB
[Fimela] Atiqah Hasiholan

Fimela.com, Jakarta Aktris Atiqah Hadiholan ditunjuk UNAIDS (program PBB untuk HIV dan AIDS) sebagai National Goodwill Ambassador untuk Indonesia. Lewat kepercayaan tersebut, istri dari Rio Dewanto itu nantinya akan membantu UNAIDS Indonesia dalam advokasi isu terkait HIV/AIDS dan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS).

Dan, langkah pertama yang dilakukan Atiqah Hasiholan untuk mengampanyekan pentingnya melakukan tes HIV/AIDS sejak dini adalah dengan membuat film pendek berjudul POSI(+)IF.

Film berdurasi sekitar 15 menit itu sekaligus menjadi debut ibu satu anak tersebut sebagai sutradara. Diproduksi UNAIDS Indonesia bekerjasama dengam Visinema Pictures, film itu turut melibatkan Oka Antara dan Della Dartyan sebagai pemain utamanya.

[Fimela] Atiqah Hasiholan
(Adrian Putra/Fimela.com)

Ditemui saat presa screening sekaligus momen pelantikannya sebagai Ambassador UNAIDS Indonesia, ibu satu anak itu menjelaskan alasannya mengampanyekan isu tentang HIV/AIDS lewat media film. Menurutnya, hal itu tak lain guna semakin mengedukasi banyak orang untuk peduli terhadap isu yang diangkat.

"Campaign utamanya adalah untuk orang melakukan test HIV, karena begitu kuat stigma di masyarakat, maka test HIV itu masih sangat rendah jumlahnya. Aku bilang ke UNAIDS (Indonesia), saya nggak mau ya cuma pergi ke komunitas yang mereka pun juga udah tahu dan memiliki konsen tentang HIV/AIDS ini sendiri, karena kita meningkatkan orang HIV justru kita harus ke tempat komunitas dimana mereka tidak berada di range itu," ungkap Atiqah Hasiholan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Dianggap Lebih Efektif

[Fimela] Atiqah Hasiholan
Pementasan Teater Musikal Puisi-Puisi Cinta (Adrian Putra/Fimela.com)

Lebih lanjut, menurut ibu satu anak tersebut, mengampanyekan isu tentang HIV/AIDS lewat film pendek dianggapnya lebih efektif ketimbang sekedar berbicara di depan forum seminar atau diskusi. Meski bermaksud untuk mengedukasi, film menurut Atiqah masih mengandung unsur entertainment sehingga tidak menggurui secara langsung, melainkan melalui pesan-pesan yang tersirat di dalam ceritanya.

"Kalau pendek orang taruh di YouTube masih mau nonton,karena kita mau ngasih tahu ke banyak. Kalau (film) pendek lagi di transportasi umum atau makan siang jadi lebih mudah saja untuk informasinya," paparnya.

Media Sosialisasi

[Bintang] Atiqah Hasiholan
Atiqah Hasiholan dan Ganindra Bimo Duet di Film Pariban Idola dari Tanah Jawa

Film POSI(+)IF sendiri bercerita tentang sebuah keluarga yang hidupnya terdampak pasca sang ayah mengetahui status HIV yang diketahuinya. Oka Antara dan Della Dartyan sendiri berperan sebagai Karim dan Marini yang menyampaikan pesan tentang pentingnya tes HIV/AIDS sejak dini guna mendapatkan pengobatan lebih cepat dan melindungi keluarga dari virus tersebut.

Pasca rampung dibuat, film POSI(+)IF sendiri nantinya akan menjadi media edukasi terkini yang akan menjalani roadshow screening ke berbagai tempat dan menjadi tema diskusi terkait pentingnya tes HIV/AIDS ke pelosok daerah, bahkan sampai ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

"Kalau untuk sekarang ini yang udah kita buat keliling screening dan diskusi berangkat dari film ini. Ada juga yang lain-lain kayak kunjungan ke Puskesmas," pungkas Atiqah Hasiholan.

Saksikan Video Menarik Berikut ini

Lanjutkan Membaca ↓