'Riki Rhino', Film Animasi yang Bahas Konservasi dan Pentingnya Peduli Lingkungan

Syifa Ismalia26 Feb 2020, 10:45 WIB
[Fimela] Hamish Daud

Fimela.com, Jakarta Hamish Daud menjadi salah satu pengisi suara di film animasi 'Riki Rhino'. Dalam film tersebut, ia berperan sebagai seekor badak Sumatera yang sudah langka, bernama Riki. Menurut Hamish, film rumah produksi Batavia Pictures ingin mencoba mengedukasi serta mengenalkan berbagai satwa langka di Indonesia melalui film animasi komedi. Hal itu dilakukan agar anak-anak mau menontonnya.

"Saya berperan sebagai Riki, prosesnya fun. Tujuan kita untuk memberitahu pada penonton spesies hewan di Indonesia," katanya saat ditemui di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020).

"Jadi sebenernya kalau ngomongin konservasi tuh topik yang sangat berat dan nggak semua anak tertarik untuk itu, cuma di sini dibentuk jadi kartun yang saya rasa cukup menarik untuk anak-anak mengenai hewan-hewan di Indonesia yang terancam punah. Pesannya juga akan dapat banget sih menurutku untuk anak kecil," tambah Hamish Daud.

Suara Sempat Hilang

Hamish Daud
Hamish Daud. (Instagram @hamishdw)

Diakui suami Raisa itu, suaranya sempat hilang usai menjalani proses rekaman film Riki Rhino ini. Namun lambat laun, suara Hamish Daud pun kembali ke semula lagi, berkat usaha yang dilakukannya.

"Tantangannya mungkin karena agak berat ya, suaraku sempat hilang gitu setelah dubbing film ini. Bahkan sampai rumah suaraku masih hilang. Menyembuhkannya ya minum air hangat," jelas pria kelahiran Gosford, Australia, 8 Maret 1980.

Terdengar British

[Fimela] Hamish Daud
Hamish Daud (Instagram/hamishdw)

Meski memerankan sebagai badak asli Indonesia, namun suara Hamish masih terdengar logat british. Ia pun tak terlalu sadar akan hal itu, tetapi ia menyebut Riki sendiri memang badak dengan versi dirinya.

"Kayaknya nggak terlalu sih (logat british), kita harus nonton dulu. Makasih masukannya. Tapi ya itu tadi saya bilang, Riki ini ya memang badak versi Hamish ya," tutur Hamish Daud.

Waktu Pembuatan Sampai 4 tahun

[Fimela] Hamish Daud
(Instagram/hamishdw)

Produser film 'Riki Rhino', Genesis Timotus menuturkan proses pembuatan film ini sangat panjang dengan pemilihan pengisi suara yang memiliki nilai yang sesuai dengan film.

"Proses pembuatan film ini memakan waktu kurang lebih empat tahun, mulai riset hingga pembangunan aset, produksi hingga post produksi. Pemilihan cast sebagai dubber dalam film ini menjadi satu aspek yang penting karena mereka akan menyuarakan pesan dalam film ini kepada masyarakat Indonesia," ujarnya.

Film 'Riki Rhino' bercerita tentang Riki, badak Sumatera muda yang kehilangan culanya setelah diambil oleh pemburu Mr. Jak untuk mendapatkan kembali cula yang telah Dicuri, Riki memulai petualangan seru bersama Beni. Riki kemudian mendapatkan cula dengan kekuatan tersembunyi yang diperoleh dari hewan yang diselamatkannya. Kekuatan ini membuat Riki mempu melakukan keahlian hewan lain dalam waktu tertentu.

Film garapan Erwin Budiono ini juga akan diisi suara beberapa selebriti lainnya seperti, Zack Lee, Mikha Lee, Aurel Hermansyah, Ge Pamungkas, dan masih banyak lainnya. Film ini akan tayang pada 27 Februari 2020 mendatang.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓