Sukses

Parenting

Bagaimana Mengajarkan Kegagalan Pada Anak?

Ladies, tahukah Anda, Oprah Winfrey dilahirkan dalam keluarga kecil yang miskin hingga ia dewasa. Ia dibesarkan oleh ibu satu-satunya dan mengalami hari-hari yang sulit di masa kecilnya. Oprah kecil mengalami kekerasan hingga hamil di usia 14 tahun dan kehilangan bayi disaat bersamaan.

Dengan hidupnya di masa lalu yang gagal dan buruk, Oprah bisa saja menyalahkan lingkungan sekitar dan lebih-lebih, hidupnya. Tetapi, Oprah berani bangkit keluar dari kegagalan hidup dan kini ia adalah salah satu wanita sukses yang menginspirasi dunia.

Kegagalan adalah hal umum yang dialami manusia. Sebagai orang tua, tentunya kita tak ingin anak mengalami kegagalan yang buruk. Namun tak bisa dipungkiri, anak perlu mengetahui arti kegagalan agar mampu bertahan dan bangkit. Berikut ini 5 tips mengajarkan kegagalan pada anak yang bisa Anda lakukan:

    [titleKegagalan Terjadi Pada Siapa Saja

    Saat anak mengalami kegagalan, ia akan merasa menjadi satu-satunya orang di dunia yang tidak bisa melakukan hal dengan baik. Beritahukan pada anak bahwa semua orang melakukan kesalahan dan kegagalan dan ia tidak sendiri mengalaminya.

    Kegagalan Adalah Langkah Awal Kesuksesan

    Michael Jordan perlu 3.000 kali kegagalan dalam games sebelum menjadi salah satu atlet basket panutan dunia. Biarkan anak tahu, setiap kali ia gagal, ia semakin dekat menuju kesuksesan.

    Biarkan Mereka Mengalami Kegagalan Agar ...

    Tak ada orang tua yang ingin anaknya gagal. Orang tua akan melakukan apa saja untuk menghindari hal ini. Tetapi, kegagalan adalah bagian ari hidup. Jika orang tua selalu melindungi mereka dari kegagalan, bagaimana mereka bisa belajar mengatasi hal yang berat?

    Dukung Anak Saat Mengalami Kegagalan

    Berikan dukungan dan keberanian agar anak mau belajar dari kegagalannya. Bantu mereka mencari jalan keluar dari kegagalan terdahulunya dan hindari menyalahkan anak. Mereka masih membutuhkan banyak latihan dan belajar menghadapi hidup bukan?t

    Carilah Sisi Humor

    Tertawa adalah obat yang terbaik. Ajaklah anak untuk melihat kembali kegagalan yang terjadi dan carilah sisi humor dari kejadian tersebut. Hal ini akan memecah kekakuan dan perasaan tidak nyaman yang dirasakan.

Siapa tahu, suatu hari anak Anda lah yang menjadi Oprah Winfrey atau Michael Jordan selanjutnya. Bukankan membanggakan saat ia mengatakan kepada seluruh dunia, "Orang tua ku selalu percaya dan mendorongku untuk meraih mimpi. That's why I'm so successful."

(vem/wnd)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading