3 Manfaat Kebaikan Membiarkan Anak Menangis

Fimela16 Jul 2018, 15:00 WIB
Manfaat biarkan anak menangis/copyright Shutterstock.com

Anak kecil biasanya sering menangis karena berbagai hal. Orangtua seringkali panik dan bingung harus melakukan apa ketika anak menangis. Sebagai orangtua, Moms juga perlu tahu bagaimana caranya menghadapi anak yang sedang menangis, apalagi di depan umum.

Perlu diketahui bahwa menangis bukanlah hal yang buruk. Moms bisa membiarkan anak menangis dan tidak perlu memarahinya. Membiarkan menangis yang di sini adalah tidak melarangnya menangis, karena menangis justru punya manfaat bagi anak, seperti yang diungkap oleh Mommy Felicia Denisa dari Babyologist berikut ini.

1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Menangis adalah salah satu cara mengungkapkan perasaan. Anak yang masih rentan dan sensitif tentu ingin mengungkapkan perasaannya, dan cara yang paling ia ketahui adalah dengan menangis. Tidak masalah, karena dengan begitu anak tidak memendam perasaan negatif. Dengan keluarnya perasaan negatif, secara alami tubuh akan lebih nyaman. Ketika bahagia dan tenang, tubuh akan memperbaiki kekebalan tubuh terhadap penyakit. Menangis sangat sehat untuk kesehatan otak dan mental anak.

2. Anak menjadi lebih terbuka

Ketika orangtua menerima anak yang sedang menangis, tidak memarahinya dan dengan kasar menyuruhnya diam, efek positifnya adalah anak jadi lebih terbuka. Anak akan terbiasa mengungkapkan emosi dan perasaannya. Hal ini akan membantu anak tidak tumbuh sebagai pribadi tertutup, keras hati dan tak punya empati.

3. Anak terikat dengan ibunya

Menenangkan anak menangis akan menjadi momen membangun kedekatan emosional dengan anak. Anak jadi nyaman dengan ibunya untuk berbagi apa yang ia rasakan dan apa yang terjadi di dalam hidupnya. Hal ini nantinya akan jadi bekal yang baik untuk lebih mengenal anak dan mencegahnya dari kegiatan negatif.

Tentu saja melarang anak menangis bukan tindakan yang sepenuhnya salah, tapi harus dilihat juga usia sang anak ya Moms, jika anak sudah bisa mengerti mana yang baik dan tidak, boleh saja melarangnya tapi dengan cara yang halus dan tepat.

Sumber: Liputan6.com

(vem/feb)