Sukses

Parenting

Frekuensi Menyusui Yang Rendah Sebabkan Kematian Dini Pada Wanita

Jika Anda membaca berbagai artikel tentang menyusui, pasti Anda akan menemukan berbagai macam keunggulan memberi ASI pada buah hati Anda. Keunggulan tersebut antara lain membuat bayi Anda sehat, memicu perkembangan otak, dan masih ada lagi lainnya.

Yang terbaru adalah sebuah penelitian yang menemukan kaitan antara menyusui dan kematian dini, sebagaimana dilansir oleh womenshealth.gov. dari studi tersebut ditemukan kecenderungan menyusui yang rendah dapat mengakibatkan kematian dini pada wanita.

Para peneliti mengaitkan frekuensi menyusui dengan berbagai macam penyakit yang mungkin dialami oleh para wanita. Contohnya, frekuensi menyusui yang rendah dapat mengakibatkan munculnya kanker payudara. Bahkan 5.000 kasus kanker payudara diakibatkan oleh frekuensi menyusui yang sangat kurang.

Belum lagi 54.000 kasus tekanan darah tinggi dan 14.000 kasus serangan jantung setiap tahunnya di Amerika dialami oleh wanita yang tidak menyusui buah hatinya. Dr. Melissa Bartick, asisten profesor dari Harvard Medical School, menambahkan bahwa ribuan wanita saat ini mengalami penyakit yang seharusnya tidak perlu dialami, yang sayangnya menyebabkan kematian dini.

Semua ini hanya karena satu masalah yang sebenarnya cukup sepele, yaitu menyusui buah hatinya selama yang dibutuhkan. Karena itulah, sangat penting bagi wanita untuk mendapatkan dukungan dan fasilitas yang baik agar mereka dapat menyusui selama waktu yang diperlukan.

Hal ini karena menyusui tidak hanya berguna bagi si bayi, namun juga dapat meningkatkan kondisi kesehatan ibu. Meskipun hasil studi ini masih perlu tindakan yang lebih jauh, tidak ada salahnya Anda mengambil tindakan pencegahan.

Wahyu Wienanda

(vem/sfg)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading