Anak Punya Kelakuan Kurang Ajar, Ini Salahmu Sebagai Orangtua!

Febi Anindya Kirana08 Mei 2019, 15:33 WIB
anak

Fimela.com, Jakarta Pernahkah merasa bahwa anak-anak zaman sekarang sepertinya tidak punya perilaku sopan seperti anak-anak zaman dulu? Ada banyak sekali kejadian yang menunjukkan seorang anak berperilaku tak sopan di berbagai kesempatan, seperti misalnya membully teman-temannya di sekolah, merokok dan mengumpat di depan gurunya, atau bahkan memaki ibu atau ayahnya sendiri.

Semakin canggih dan berkembangnya dunia tidak membuat perilaku manusia semakin baik, sebaliknya semakin membuat attitude mereka rendah. Mereka tidak merasa perlu meminta maaf, bahkan sesederhana memahami bahwa kelakuannya salah.

Sebagai orang yang tumbuh dewasa dengan didikan orangtua zaman dahulu yang masih memegang budaya kesopanan yang kental, hal ini membuat beberapa orang mengelus dada dan menggeleng kepala, betapa mirisnya perilaku anak zaman sekarang yang tidak karuan.

Alasan paling sederhana dan utama yang mendasari hal ini adalah salah didikan dari orangtuanya. Dengan kata lain, orangtua telah gagal sepenuhnya menjalankan peran 'orangtua' untuk anaknya.

Dulu, orangtua memahami bahwa tangggung jawabnya sebagai orangtua bukan hanya mencukupi kebutuhan anak, namun juga mengajarkan budi pekerti, sopan santun dan perilaku baik yang bisa ia tunjukkan di dalam hidup bermasyarakat.

Anak Punya Attitude Buruk, Karena Orangtuanya

anak
Photo by Kaku Nguyen from Pexels

Padahal punya etika, sopan santun, perilaku baik, manner atau apapun istilahnya, bukan hanya penting untuk kehidupan sosialnya, namun lebih penting untuk dirinya sendiri ketika menghadapi kerasnya hidup.

Sebuah survei yang dilakukan Career Builder menemukan bahwa tata krama yang baik sangat penting dalam meningkatkan karir seseorang. Penelitian yang dilakukan American Journal for Public Health menemukan bahwa anak yang memiliki perilaku sosial baik adalah yang paling sukses.

Anak yang tumbuh dengan pengajaran sopan santun yang telah ditanamkan sejak dini dari orangtuanya di rumah juga membuat anak jauh dari tindakan melanggar hukum, kriminal, dan tindakan merugikan lainnya. Tidakkah hal ini cukup?

Orangtua zaman dulu memiliki pemahaman bahwa yang benar harus diajarkan dan yang salah harus ditegaskan, bahkan jika ANAK ITU SENDIRI YANG MELAKUKAN KESALAHAN. Orangtua sendiri yang akan menghukum anak, marah atau bahkan memukulnya untuk mengajarkan kedisiplinan dan sopan santun. Justru inilah bentuk 'rasa sayang' yang akan menyelamatkan anak di masa depannya.

Tapi orangtua sekarang justru melindungi anaknya bahkan jika mereka salah. Boleh saja orang berpikir bahwa pengajaran orangtua zaman dulu itu tak modern, kaku atau kolot, tapi dampaknya begitu besar membentuk kepribadian anak.

Jika kemudian ada anak-anak dengan attitude kurang ajar atau berperilaku setan yang suka merendahkan orang lain, membangkang bahkan pada orangtuanya sendiri, jangan heran, karena bisa jadi itu semua akibat dari cara mendidik orangtuanya sendiri. Jangan jadi salah satunya ya, Sahabat Fimela?

Tonton juga video yang satu ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓