Pertolongan Pertama Luka Bakar pada Anak, Perhatikan Hal Ini!

Endah Wijayanti11 Jun 2019, 12:13 WIB
luka bakar pada anak

Fimela.com, Jakarta Jangankan pada anak, pada orang dewasa pun luka bakar bisa membuat kita panik sendiri. Luka bakar adalah bentuk kerusakan jaringan tubuh akibat adanya kontak dengan sumber panas. Penyebabnya bisa berasal dari air panas, kobaran api, sengatan listrik, bahan kimia, benda panas, radiasi, dan uap panas.

Pada anak, luka bakar memiliki risiko yang sangat berbahaya. Dikutip dari buku Mengatasi Gawat Darurat pada Anak, disebutkan bahwa luka bakar pada anak sangat berhubungan dengan tingginya angka kecacatan dan kematian pada anak. Pada anak usia 1-9 tahun, luka bakar ternyata menempati peringkat ketiga penyebab kematian akibat cedera dan trauma. Dengan angka kejadian pada anak laki-laki lebih banyak dibandingkan pada anak perempuan.

 

2 of 3

Kenali Tipe Luka Bakarnya

Bayi menangis
ilustrasi/copyright shutterstock.com

Anatomi kulit anak lebih tipis jika dibandingkan pada orang dewasa. Sehingga anak yang mengalami luka bakar rentan mengalami kehilangan cairan dan elektrolit sehingga dampaknya bisa lebih serius. Untuk memberi pertolongan pertama pada anak yang mengalami luka bakar, hal pertama yang harus kita perhatikan adalah kenali tipe luka bakarnya. Selengkapnya, langsung saja simak di sini.

1. Luka Bakar karena Elektrik

Kita jangan sampai gegabah dalam menangani luka bakar anak yang disebabkan oleh elektrik atau karena sengatan listrik. Seluruh luka bakar elektrik membutuhkan penanganan medis dengan segera. Kita perlu segera membawa anak ke IGD untuk mendapatkan pertolongan tepat.

2. Luka Bakar karena Panas

Misalnya, luka bakar disebabkan oleh uap panas dari air yang baru mendidih. Kita perlu menyiram luka menggunakan air bersih yang mengalir. Kemudian, tutup dengan kasa atau kain bersih yang sudah dibasahi dan dingin. Tutup selama sekitar 15 menit. Yang perlu diperhatikan lagi adalah jangan menggunakan es, ya. Cukup air dingin biasa saja.

3. Luka Bakar karena Kimia

Kita perlu mengenakan sarung tangan dan jika memungkinkan juga perlu memakai kacamata sebelum menolong anak yang mengalami luka bakar karena kimia. Lepaskan pakaian dan perhiasan anak bila terkontaminasi bahan kimia. Setelah itu, bilas segera kulit dan mata yang terkontaminasi bahan kimia denan air yang mengalir selama 20-30 menit sambil menunggu bantuan untuk dibawa ke rumah sakit.

Yang tak kalah penting lagi adalah tingkat kegawatan luka bakar. Kalau luka bakar tidak sampai mengenai lapisan dermis dan tidak luas, kita bisa menyiram area luka bakar dengan air mengalis selama 15 menit. Bila luka bakar pada anak luas dan dalam, mengenai muka dan mata, anak kesulitan bernapas, anak tidak sadar, dan ada luka yang lain, kita harus segera menghubungi IGD. Segera bawa anak ke IGD bila luka bakar tampak mengkhawatirkan.

 

3 of 3

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓