7 Hal yang Perlu Dilakukan Orangtua saat Anak Kejang di Rumah

Endah Wijayanti11 Jun 2019, 15:47 WIB
anak kejang

ringkasan

  • Orangtua harus tetap tenang.
  • Posisikan anak pada tempat yang aman.
  • Baringkan anak dalam posisi miring.
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Tetap tenang di saat anak mengalami kejang di rumah terkadang sulit untuk dilakukan. Tapi kalau kita ikut panik saat anak kejang di rumah, nantinya dampaknya bisa makin berbahaya. Menghadapi anak kejang di rumah, kita sebagai orangtua harus berusaha untuk tidak ikut panik.

Dalam buku Mengatasi Gawat Darurat pada Anak, dijelaskan bahwa kejang adalah bentuk klinis dari penyimpangan aktivitas listrik di permukaan otak (cortex cerebri) yang menyebabkan gangguan fungsi sistem saraf. Kejang pada anak merupakan suatu permasalahan yang terbilang serius. Jika kejang tidak segera diatasi dan dihentikan, efeknya nanti bisa menyebabkan komplikasi yang serius pada anak.

 

Menangani Kejang pada Anak

Bayi Menangis
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Dalam menghadapi anak kejang di rumah, ada tujuh hal yang perlu kita lakukan, antara lain:

1. Orangtua harus tetap tenang. Jangan sampai kita malah panik dan mengabaikan keselamatan anak.

2. Posisikan anak pada tempat yang aman. Jauhkan anak dari tempat dan barang-barang yang bisa membahayakan. Jauhkan anak dari sumber listrik dan barang pecah belah.

3. Baringkan anak dalam posisi miring. Tujuannya untuk mengantisipasi jika anak muntah agar makanan bisa keluar dan mencegah anak tersedak.

4. Jangan memasukkan benda apa pun ke dalam mulut anak saat anak sedang kejang. Memasukkan benda seperti sendok misalnya jangan sampai dilakukan.

5. Jangan memberikan minum pada anak yang sedang mengalami kejang. Jika kita memberinya minum, nantinya anak bisa berisiko tersedak.

6. Jika anak sudah pernah mengalami kejang dan telah mendapat obat antikejang, kita bisa memberikan obat tersebut sesuai dengan petunjuk dokter. Obat antikejang diberikan pada anak melalui dubur.

7. Setelah kejang berhenti, kita perlu segera membawa anak ke rumah sakit. Waspadai "status epileptikus", yaitu kejang yang berlangsung terus-meneurus selama lebih dari 30 menit atau kejang yang berulang dalam 30 menit tanpa pemulihan kesadaran. Anak dengan "status epileptikus" jika tak segera diatasi bisa menyebabkan kecacatan, bahkan kematian pada anak.

Semoga info ini bisa membantu kita dalam menangani anak kejang di rumah. Kunci pentingnya adalah jangan sampai panik, ya moms.

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓