Orangtua Sering Bertengkar Pengaruhi Kecerdasan Otak Anak

Mimi Rohmitriasih26 Nov 2019, 13:15 WIB
Diperbarui 26 Nov 2019, 13:15 WIB
anak autisme

Fimela.com, Jakarta Dalam kehidupan berumah tangga, adanya pertengkaran merupakan hal yang umum terjadi. Namun Sahabat Fimela, pertengakaran yang terus menerus terjadi antara dirimu dan suami bisa berdampak buruk buat hubungan kalian. Pertengkaran ini juga berpengaruh besar terhadap kecerdasan anak.

Melansir dari laman Live Science, penelitian yang dipublikasikan di Journal of Child Development menemukan jika pertengkaran yang terjadi pada orangtua bisa bikin anak stres. Ketika anak stres, otaknya bisa terganggu dan kecerdasannya menurun.

Menurunnya Kecerdasan Anak

Autisme
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Benjamin Hinant, seorang peneliti dari Amerika mengatakan, "Kami menemujika jika stres dan pengaruh buruk lingkungan bisa menyebabkan kecerdasan anak menurun. Lingkungan yang tidak kondusif akan meningkatkan stres pada anak dan membuat otaknya kurang fokus. Inilah yang kemudian membuat otaknya bekerja kurang maksimal."

Anak-anak ayang sering mendengarkan atau menyaksikan orangtuanya bertengkar bisa mengalami gangguan psikis yang serius. Anak-anak ini bisa mengalami masalah emosional. Tak hanya pertengkaran, hal lain yang kurang baik di lingkungannya juga berpengaruh pada psikis anak.

Beberapa penelitian menyebutkan jika anak-anak yang mengalami stres, cemas berlebih, khawatir dan minder atau masalah sejenisnya cenderung lebih lambat dalam berpikir jika dibandingkan dengan teman-teman seusianya. Anak yang hidup dengan pola asuh kurang baik juga rentan mengalami berbagai masalah.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓