3 Karakter Anak Sesuai dengan Jenis Makanan yang Disukai

Annissa Wulan23 Jan 2020, 15:30 WIB
Ilustrasi/copyrightshutterstock/ucchie79

Fimela.com, Jakarta Anak terkenal sebagai pemilih makanan. Menurut para ahli, anak sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengatur konsumsi makanan mereka sendiri, seperti mengetahui kapan harus makan, berapa banyak, dan kapan harus berhenti.

Anak memiliki barometer internail yang baik, sehingga sebenarnya orangtua tidak perlu terlalu khawatir memastikan anak untuk mengonsumsi makanan tertentu. Dilansir dari purewow.com, Kamis (23/1/2020), ada tiga jenis pemilih makanan, penasaran yang mana anakmu?

1. Pemakan karbohidrat

Anak adalah pemakan yang intuitif, bahkan terkadang makanan yang mereka pilih mengandung lebih banyak protein. Jenis pemilih makanan yang ini jarang makan sayuran dan sering memilih rasa manis.

Anak akan tertarik pada karbohidrat karena mereka merasa nyaman dan sebenarnya ini tanda bahwa mereka mengikuti perintah biologis, sama halnya dengan mereka menyukai ASI. Permen bukan rasa yang harus mereka pelajari, seperti halnya rasa pahit dan asam, karena menyukai makanan orang dewasa bagi anak membutuhkan latihan bertahun-tahun.

 

 

2. Penggemar makanan ringan

anak makan
ilustrasi anak makan/copyright By Olena Yakobchuk (Shutterstock)

Anak tidak dilahirkan dengan kebiasaan ngemil, mereka hanya menyukai makanan yang enak. Tidak mengherankan jika mereka lebih suka makanan ringan.

Solusinya, tingkatkan kualitas nutrisi camilan yang kamu sajikan kepada anak, seperti penuhi asupan protein dan serat yang mereka butuhkan. Ketahui juga bahwa makanan ringan bukan musuh, anak memang perlu ngemil, karena perut mereka lebih kecil daripada perut orang dewasa.

Mereka butuh porsi yang lebih kecil dengan interval yang lebih sering daripada orang dewasa. Apa anakmu suka ngemil?

3. Si pengulang

anak makan mi
Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Asada Nami

Anak memiliki rotasi makan yang stabil, karena didorong oleh keinginan mereka akan dua hal, yaitu rasa dan keakraban. Jika kamu mendapati anak kecanduan terhadap makanan tertentu, tidak masalah untuk terus menawarkan variasi yang sama dan mencampurnya dengan nutrisi tertentu yang dibutuhkan.

Tips lain untuk membantu anak keluar dari kebiasaan adalah menyajikan makanan yang sama dalam bentuk atau warna baru dan bahan baru. Mengatur hubungan yang baik antara anak dan makanan memerlukan fokus jangka panjang, jadi bersabarlah.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓