4 Cara Mudah Mengajarkan Budaya Antri Pada Anak

Imelda Rahma13 Jul 2020, 14:35 WIB
Antri

Fimela.com, Jakarta Budaya antri memang sudah seharusnya diajarkan pada anak sejak dini. Hal ini karena budaya antri atau kebiasaan untuk mengantri tidak bisa diterapkan dengan mudah ketika seseorang sudah dewasa. Budaya ini harus ditanamkan sejak kecil, mulai dari hal yang sederhana sampai mereka paham pentingnya memelihara budaya antri.

Budaya antri tidak hanya berbicara untuk diri sendiri tetapi juga untuk menghormati hak orang lain. Jika seseorang mampu menerapkan budaya antri, maka dia bisa menghargai dirinya sendiri dan orang lain. Memang kesannya sangat sepele namun dalam kehidupan sehari-hari, kita akan banyak bertemu dengan situasi yang mengharuskan kita untuk antri.

Orang yang tidak membiasakan diri untuk antri nantinya justru akan membuat kekacauan. Bisa saja ketika dewasa, ia akan tumbuh menjadi orang yang hobi menerobos dan tidak taat aturan. Oleh karena itu, budaya antri harus diperkenalkan sejak kecil agar menjadi karakter yang mereka bawa sampai dewasa.

Nah, bagi orangtua yang ingin mengajarkan budaya antri pada anak, bisa melihat beberapa cara ataupun tipsnya berikut ini. Fimela.com akan membagikan informasi 4 cara mudah mengajarkan budaya antri pada anak. Simak informasi selengkapnya dibawah ini.

Menjelaskan Pentingnya Budaya Antri Pada Anak

Menjelaskan Pentingnya Budaya Antri Pada Anak
Ilustrasi Orangtua dan Anak Credit: pexels.com/Gustavo

Pertama, cara mudah mengajarkan budaya antri pada anak ialah dengan menjelaskan pentingnya budaya antri itu sendiri. Jelaskan pada anak mengapa iya harus bersabar menunggu antrian dan bersikap tertib sehingga tidak mengganggu orang lain. Dengan cara ini, anak akan mulai memahami budaya tersebut dan tahu bahwa mengantri adalah perilaku terpuji.

Selain itu, tambahkan juga penjelasan pada anak bahwa budaya mengantri juga merupakan cerminan dirinya dihadapan orang lain. Jika anak mampu untuk belajar mengantri, maka sesungguhnya ia juga sedang belajar menghormati hak orang lain.

Mencontohkan Budaya Antri Lewat Permainan

Mencontohkan Budaya Antri Lewat Permainan
Ilustrasi Orangtua dan Anak Credit: pexels.com/Tatiana

Selanjutnya, mnegajarkan budaya antri juga akan lebih mudah ketika orangtua memggunakan media permainan agar anak mulai membiasakan diri. Pilih permainan yang bisa mengajarkan anak untuk tertib dan sabar sehingga secara tidak langsung ia sedang melatih untuk mengendalikan diri sampai gilirannya tiba.

Untuk cara ini, medium yang dipilih bebas, bisa media permainan secara online maupun media secara langsung. Bagian yang paling penting, anak sudah mulai menerapkan kebiasaan antri mulai dari hal yang sederhana, yakni dari cara dia bermain sehingga karakter ini akan mudah masuk dan menjadi sifatnya dalam keseharian.

Berikan Reward Ketika Anak Berhasil Belajar Antri

Berikan Reward Ketika Anak Berhasil Belajar Antri
Ilustrasi Orangtua dan Anak Credit: pexels.com/Victoria

Berikutnya, cara mudah untuk mengajarkan budaya antri pada anak bisa didukung dengan pemeberian reward setiap kali ia berhasil menaklukan diri untuk belajar mengantri. Reward yang diberikan oleh orangtua akan menambah motivasi anak untuk mendalami karakter baik lainnya. Anak pun akan senang dan merasakan dampak nyata ketika ia berbuat baik dengan cara mengantri.

Untuk reward-nya sendiri, orangtua bebas memberikan apa saja, usahakan reward yang diberikan adalah sesuatu yang juga dapat mendidiknya. Namun, saat anak sudah mulai terbiasa untuk mengantri, orangtua bisa menghentikan reward tersebut agar budaya antri tidak menjadi tameng untuk mendapatkan sesuatu melainkan suatu karakter yang menyatu dalam dirinya.

Memberi Contoh dalam Lingkungan Keseharian

Memberi Contoh dalam Lingkungan Keseharian
Ilustrasi Orangtua dan Anak Credit: pexels.com/pixabay

Terakhir, cara mudah mengajarkan budaya antri pada anak ialah dengan memcontohkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari, terutama jika berada dalam lingkungan sosial yang langsung berhadapan dengan orang lain. Tahapannya, orangtua mencontohkan terlebih dahulu lalu anak mengikutinya.

Dengan cara ini, ia akan melihat langsung dan mengerti bagaimana cara menerapkan budaya antri dalam kehidupan sosialnya kelak. Bisa jadi sang anak justru akan mendapat pujian dari orang lain karena sudah mampu membudayakan antri sejak kecil.

Lanjutkan Membaca ↓