Kecemasan Bisa Jadi Perilaku yang Kamu Ajarkan pada Anak

Annissa Wulan16 Sep 2020, 19:00 WIB
Diperbarui 16 Sep 2020, 19:00 WIB
anak marah

Fimela.com, Jakarta Kecemasan adalah bagian normal dari menjadi orangtua yang membesarkan anak. Dari berurusan dengan banyak hal hingga bertanggung jawab atas kehidupan orang lain, akan selalu ada banyak hal yang harus dikhawatirkan.

Namun, apakah orangtua yang cemas juga dapat membuat anak mereka merasa cemas? Hubungan tersebut biasanya terjadi karena dua alasan, yaitu genetika dan lingkungan.

Anak yang tinggal di lingkungan dengan kecemasan cenderung akan mengembangkan sifat serupa, terutama karena faktor genetika memperkuatnya, seperti dilansir dari sheknows.com. Seorang anak akan tumbuh menjadi pribadi yang penuh dengan kecemasan tergantung pada keterampilan mereka menangani perasaan tersebut.

 

 

Jangan menyangkal perasaan diri sendiri di depan anak

emosi anak
Ilustrasi/copyrightshutterstock/bluedog studio

Ini harus menjadi perhatian orangtua untuk memberi contoh mekanisme yang baik pada anak. Hal terpenting adalah menjadi nyata di hadapan anak, sesuai usia mereka.

Jangan menyangkal perasaan emosionalmu di depan anak, karena mereka bisa merasakan, melihat, dan bertanya. Jika kamu menyangkal perasaanmu, anak justru akan memiliki radar yang membingungkan untuk emosi mereka.

Menjadi model yang nyata adalah kunci untuk mencegah anak tumbuh dengan kecemasan. Jangan menunjukkan sikap yang takut, tidak aman, dan kepercayaan diri rendah, hal-hal yang justru dapat dipelajari oleh anak.

Mengajari anak cara menangani masalah

ibu dan anak
ilustrasi ibu dan anak/Photo by Romina Ordóñez from Pexels

Ajari anak menghadapi situasi yang sulit dan tunjukkan kepada mereka teknik apa yang kamu gunakan untuk memecahkan masalah. Cara ini akan menjadi komunikasi terbuka antara kamu sebagai orangtua dan anak.

Untuk mengenali tanda-tanda kecemasan pada anak, ada tiga hal yang bisa kamu perhatikan, yaitu kebiasaan tidur, pekerjaan, makan, emosi, dan bermain mereka. Sebagai orangtua, kamu jelas memiliki kemampuan untuk mempengaruhi lingkungan anak dibesarkan, bagaimana menurutmu?

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓